Ribuan warga Nahdlatul Ulama di Kota Tasikmalaya dipastikan akan memeriahkan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 NU yang dijadwalkan berlangsung pada 6–7 Februari 2026.
Acara ini dirancang sebagai momentum kebersamaan dan penguatan solidaritas warga nahdliyin melalui beragam kegiatan menarik yang dijadwalkan selama dua hari penuh.
Puncak perayaan Harlah seabad NU akan ditandai dengan karnaval besar-besaran yang diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) se-Kota Tasikmalaya. Rute karnaval melintasi sejumlah titik strategis mulai dari Jalan Dokar, Taman Kota, Jl. KH Mustofa, hingga kembali ke titik awal di Jl. Dokar. Daya tarik utama acara ini adalah dua tiket umroh gratis yang menjadi hadiah utama kompetisi karnaval, mampu memicu antusiasme warga untuk ikut serta.
Menurut Ketua PCNU Kota Tasikmalaya, H. Dudu Rohman, M.Si., tingginya antusiasme warga nahdliyin menunjukkan soliditas dan kebersamaan yang kuat dalam mendukung tradisi keagamaan serta peran NU dalam kehidupan sosial dan dakwah. Ia juga menyampaikan bahwa dukungan masyarakat menjadi tanda bahwa NU tetap relevan sebagai organisasi masyarakat Islam yang berkontribusi dalam pendidikan, sosial, dan dakwah keagamaan di Indonesia.
H. Dudu Rohman, yang juga menjabat sebagai Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat, menyatakan rasa syukur atas partisipasi aktif warga NU dan berbagai pihak sponsor, termasuk dukungan dari BPJS, dalam menyukseskan peringatan satu abad organisasi yang memiliki sejarah panjang di tanah air.
Selain karnaval dan lomba dengan hadiah umroh, rangkaian acara Harlah NU ke-100 turut diisi dengan kompetisi tradisional seperti lomba Muhafadzoh Alfiyah 500 bait antar MWC NU se-Kota Tasikmalaya, lomba tagoni, senam Fatayat, pentas pencak silat, serta pagelaran seni budaya seperti angklung, wayang bodoran, Mahalul Qiyam, dan tausiyah kebudayaan. Ragam kegiatan ini diharapkan mampu menggaet partisipasi masyarakat luas dan memperkuat nilai‐nilai kebersamaan dalam bingkai tradisi Ahlussunnah wal Jamaah.
Peringatan Harlah ke-100 NU menjadi simbol perjalanan panjang Nahdlatul Ulama dalam merawat tradisi keagamaan, memperkokoh ukhuwah Islamiyah, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan umat dan bangsa Indonesia. Panitia dan pengurus NU mengajak seluruh warga NU maupun masyarakat umum untuk hadir dan menyemarakkan acara ini, sebagai wujud dukungan terhadap peran strategis NU di era kontemporer.






