Riset Gentra Data: 57,9 Persen Percakapan Publik soal MBG Bernada Negatif

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Percakapan Publik soal MBG Bernada Negatif

i

Percakapan Publik soal MBG Bernada Negatif

Gentra.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik. Belakangan, perbincangan warganet di media sosial semakin ramai membicarakan transparansi penyelenggaraan program, khususnya terkait dapur MBG, serta akuntabilitas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Berdasarkan riset percakapan digital yang dihimpun Gentra Data, menemukan bahwa kata “MBG”, “DPRD”, dan “dapur” menjadi istilah yang paling banyak muncul. Menurut peneliti Gentra Data, Yuldan Nur Addinsyah, temuan ini menunjukkan fokus perhatian masyarakat lebih banyak tertuju pada mekanisme pelaksanaan dan pertanggungjawaban program tersebut.

“Diskusi publik terbagi dua arah. Ada kritik keras terhadap transparansi, tetapi ada juga dukungan dengan harapan MBG bisa menjadi program berkelanjutan yang mendidik generasi muda dalam hal karakter dan kebersamaan,” ujar Yuldan selaku Divisi Riset Gentra Data, Jumat, (3/10/2025).

Hasil analisis sentimen juga memperlihatkan kecenderungan publik yang dominan kritis. Sebanyak 57,9 persen percakapan bernada negatif, terutama menyangkut isu transparansi dan dugaan kepentingan politik.

Sementara itu, 23,9 persen bersifat netral, berupa diskusi maupun tanya-jawab. Adapun yang bernada positif hanya 18,1 persen, sebagian besar berupa dukungan agar program MBG tidak berhenti pada aspek makan gratis semata, melainkan juga menanamkan nilai etika, karakter, dan adab bagi generasi muda.

Polemik seputar MBG diperkirakan masih akan terus bergulir. Publik kini menanti penjelasan resmi dari pihak terkait, agar isu ini tidak hanya berakhir sebagai kontroversi, tetapi juga dapat menjadi momentum memperkuat nilai kebaikan dari program.

Follow WhatsApp Channel gentra.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

INU Tasikmalaya Luncurkan Program Lembur Sahaja, Perkuat Pengabdian ke Masyarakat
Polres Tasikmalaya Tanam Jagung Serentak di Lahan 22 Hektar Dukung Ketahanan Pangan
SMAN 5 Tasikmalaya Gandeng KPAD Gelar Sosialisasi Antisipasi dan Penanganan Child Grooming
KPAD Tasikmalaya Apresiasi Aparat dan Media, Kasus Konten Kreator “Pacar 1 Jam” Jadi Alarm Etika Digital
Kantor Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Disorot Publik, Isu Pungli dan Kesejahteraan Guru Mengemuka
Kabel Optik Semrawut dan Lemahnya Tata Kelola Infrastruktur Digital di Tasikmalaya
Ribuan Guru Madrasah di Tasikmalaya Protes Kebijakan PPPK dan Meminta Keadilan
Panggung Seni dan Solidaritas Lintas Komunitas: Cara Pemuda Tasikmalaya Merespons Bencana di Sumatra

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:53 WIB

INU Tasikmalaya Luncurkan Program Lembur Sahaja, Perkuat Pengabdian ke Masyarakat

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:30 WIB

Polres Tasikmalaya Tanam Jagung Serentak di Lahan 22 Hektar Dukung Ketahanan Pangan

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:16 WIB

SMAN 5 Tasikmalaya Gandeng KPAD Gelar Sosialisasi Antisipasi dan Penanganan Child Grooming

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:24 WIB

KPAD Tasikmalaya Apresiasi Aparat dan Media, Kasus Konten Kreator “Pacar 1 Jam” Jadi Alarm Etika Digital

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:58 WIB

Kantor Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Disorot Publik, Isu Pungli dan Kesejahteraan Guru Mengemuka

Berita Terbaru