
Gentra.id-CIAMIS — Sebuah kendaraan yang melaju di jalan raya membawa tanggung jawab yang lebih besar daripada sekadar mengantarkan penumpang atau barang dari satu tempat ke tempat lain. Di balik setiap perjalanan, ada persoalan keselamatan yang bergantung pada kondisi kendaraan dan kepatuhan terhadap standar teknis.
Dalam konteks itulah, capaian Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis menjadi catatan tersendiri. Unit Pelaksana Uji Berkala Kendaraan Bermotor (UPUBKB) Kabupaten Ciamis meraih penghargaan Terbaik II tingkat nasional kategori kawasan metropolitan/megapolitan tahun 2026 dari Kementerian Perhubungan RI.
Penghargaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Kementerian Perhubungan dalam memperingati Hari Perhubungan Nasional dan Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nasional 2026. Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, Rissa Sugara, menerima penghargaan tersebut mewakili Kepala Dishub Ciamis Uga Yugaswara.
Bagi Uga Yugaswara, capaian tersebut bukan hasil kerja satu atau dua orang. Ia menyebut penghargaan itu merupakan buah dari kerja bersama seluruh jajaran Dinas Perhubungan, terutama tim UPUBKB yang selama ini konsisten menjalankan pelayanan pengujian kendaraan bermotor kepada masyarakat.
Menurutnya, penghargaan dari Kementerian Perhubungan menjadi bukti bahwa upaya peningkatan kualitas pelayanan UPUBKB Ciamis mendapat pengakuan di tingkat nasional.
“Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran, khususnya tim UPUBKB yang selama ini terus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ujar Uga dikutip dari laman Pemkab Ciamis
Namun, bagi Dishub Ciamis, penghargaan tersebut bukan tujuan akhir. Di balik capaian administratif dan pengakuan di tingkat nasional, terdapat tanggung jawab yang lebih besar: memastikan kendaraan yang beroperasi di jalan benar-benar memenuhi persyaratan keselamatan dan kelayakan teknis.
Pengujian berkala menjadi salah satu mata rantai penting dalam upaya tersebut. Kendaraan yang digunakan untuk mengangkut penumpang maupun barang harus diperiksa secara berkala untuk mengetahui kondisi teknisnya sebelum kembali beroperasi di jalan.
Uga menegaskan, aspek keselamatan harus tetap menjadi orientasi utama pelayanan UPUBKB. Karena itu, keberhasilan tidak semata-mata diukur dari penghargaan yang diterima, tetapi dari manfaat yang dirasakan masyarakat melalui kendaraan yang laik dan memenuhi ketentuan keselamatan.
“Yang paling utama tidak diberikan penghargaan, tetapi bagaimana pelayanan ini benar-benar memberikan manfaat dan ikut memastikan kendaraan yang beroperasi memenuhi persyaratan keselamatan dan kelayakan teknis,” katanya.
Pernyataan tersebut menempatkan penghargaan yang diterima Dishub Ciamis dalam konteks yang lebih luas. Pengakuan dari Kementerian Perhubungan menjadi capaian, tetapi pekerjaan pelayanan tetap berlangsung setiap hari ketika kendaraan datang untuk menjalani pemeriksaan.
Bagi petugas UPUBKB, proses tersebut merupakan pekerjaan yang berulang. Kendaraan diperiksa, kondisi teknisnya dinilai, dan hasil pengujian menjadi dasar untuk memastikan kendaraan memenuhi ketentuan sebelum digunakan di jalan raya.
Di titik inilah kualitas pelayanan pengujian kendaraan bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. Sebab, kendaraan yang laik bukan hanya berkaitan dengan kelengkapan administrasi, tetapi juga menyangkut keselamatan pengemudi, penumpang, pengguna jalan lain, serta lingkungan sekitar.
Penghargaan Terbaik II yang diterima UPUBKB Ciamis akhirnya menjadi penanda atas kerja pelayanan yang telah dilakukan. Pada saat yang sama, capaian tersebut membawa tanggung jawab untuk menjaga standar pelayanan agar tetap konsisten.
Sebab ukuran keberhasilan pengujian kendaraan tidak berhenti pada piagam penghargaan yang diterima di Jakarta. Ukurannya justru berada di jalan raya, ketika kendaraan yang telah menjalani pengujian mampu beroperasi sesuai persyaratan teknis dan perjalanan masyarakat berlangsung dengan lebih aman.
Jurnalis/Penulis Gentra.id yang fokus pada analisis, berita, dan isu-isu terkini
ARTIKEL TERKINI LAINNYA

Kemiskinan Kabupaten Tasikmalaya Turun, Wabup Asep Tekankan Penanganan Berbasis Data

Rakerda 2026, LASQI Garut Fokus Perkuat Organisasi dan Program

Dishub Ciamis Raih Terbaik II Uji Berkala Kendaraan Bermotor 2026

Polisi Ungkap Dugaan Pencabulan Anak di Sariwangi, Tersangka Terancam 12 Tahun Penjara

Konferensi KBB di Banjarmasin Tegaskan Kebebasan Beragama sebagai Bagian dari Demokrasi
