Jelang Peparda Jabar 2026, Kesehatan Atlet NPCI Kabupaten Bogor Jadi Perhatian

25 Sep 2026, 16.32 WIB
WhatsAppSaluran
Jelang Peparda Jabar 2026, Kesehatan Atlet NPCI Kabupaten Bogor Jadi Perhatian
Cabang olah raga (cabor) para renang Kabupaten Bogor punya target mampu menyumbangkan medali emas sebanyak-banyaknya bagi Kontingen Kabupaten Bogor pada ajang Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Jawa Barat VII.CameraDiskominfo

Gentra.id-BOGOR – Menjelang Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Jawa Barat 2026, persiapan atlet tidak berhenti pada latihan fisik dan strategi pertandingan. Di balik intensitas Pemusatan Latihan Cabang (Pelatcab), ada satu hal yang ikut menentukan kesiapan mereka ketika memasuki arena: kondisi kesehatan.

Hal itu menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor. Para atlet disabilitas yang tengah menjalani Pelatcab mendapatkan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi fisik mereka tetap terpantau hingga waktu pertandingan tiba.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan atlet sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang mungkin muncul selama menjalani program latihan. Pemenuhan makanan bergizi, asupan vitamin, kebutuhan cairan dan waktu istirahat juga menjadi bagian dari persiapan yang diperhatikan.

Bagi atlet yang tengah mengejar prestasi, latihan memang menjadi bagian utama. Namun, beban latihan tanpa dukungan kesehatan dan nutrisi yang memadai dapat memengaruhi kondisi fisik. Karena itu, persiapan menuju Peparda Jabar 2026 ditempatkan sebagai proses yang menyeluruh.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, meminta pengurus NPCI, pelatih, manajer dan seluruh pihak yang terlibat dalam Pelatcab memperhatikan kondisi atlet secara menyeluruh.

“Kontingen Kabupaten Bogor yang bertanding di Peparda Jawa Barat 2026, kesehatan serta asupan gizi para atlet disabilitas ini juga menjadi perhatian serius selama menjalani pemusatan latihan. Karena itu, seluruh pihak harus bersama-sama memastikan kondisi atlet tetap terjaga,” ujar Asnan, dikutip dari keterangan resmi Pemkab Bogor, 23 September 2026.

Kebutuhan Setiap Atlet Tak Selalu Sama

Perhatian terhadap kesehatan juga berkaitan dengan kebutuhan individual atlet. Ketua Pelatcab NPCI Kabupaten Bogor, Iji Hataji, menyebut hasil monitoring ke sejumlah cabang olahraga menunjukkan kebutuhan masing-masing atlet dapat berbeda, bergantung pada karakteristik olahraga yang dijalani.

Ada atlet yang membutuhkan tambahan buah-buahan dan makanan bergizi. Ada pula yang memerlukan vitamin, suplemen tertentu maupun kebutuhan pendukung lainnya. Kondisi tersebut membuat koordinasi antara pengurus NPCI, pelatih, tim kesehatan dan pengelola mes atlet menjadi bagian penting selama Pelatcab.

“Ada yang membutuhkan tambahan asupan buah-buahan, makanan bergizi, vitamin, suplemen tertentu maupun kebutuhan pendukung lainnya. Karena itu, kami terus berkoordinasi dengan pengurus NPCI, pelatih, tim kesehatan dan pengelola mes atlet agar kebutuhan tersebut dapat diperhatikan dan dipenuhi sesuai kondisi masing-masing atlet,” kata Iji.

Dengan pola tersebut, pembinaan tidak semata diarahkan untuk meningkatkan kemampuan teknis. Atlet juga didorong mengenali kondisi tubuhnya sendiri, menjaga pola makan, mencukupi kebutuhan air dan beristirahat secara cukup.

Mereka juga diminta segera menyampaikan keluhan kesehatan apabila muncul selama mengikuti latihan. Langkah ini penting agar persoalan kesehatan dapat diketahui dan ditindaklanjuti lebih awal, sebelum mengganggu program latihan.

Kesehatan Menjadi Bagian dari Persiapan Prestasi

Iji menegaskan, prestasi atlet dibangun melalui rangkaian proses yang saling berkaitan. Latihan yang terukur menjadi satu bagian, sementara nutrisi, pemeriksaan kesehatan, istirahat dan dukungan selama Pelatcab menjadi bagian lainnya.

“Kita ingin seluruh atlet NPCI Kabupaten Bogor memasuki pertandingan nanti dalam kondisi sehat, bugar, percaya diri dan siap memberikan kemampuan terbaiknya. Kesehatan atlet adalah bagian dari investasi prestasi,” tegas Iji.

Peparda Jawa Barat 2026 pun menjadi tujuan dari rangkaian persiapan tersebut. Pemeriksaan kesehatan bukan sekadar agenda tambahan di tengah latihan, melainkan bagian dari upaya memastikan atlet dapat menjalani proses pembinaan secara optimal hingga hari pertandingan.

Pemkab Bogor melalui Dispora bersama NPCI Kabupaten Bogor menyatakan akan terus memberikan dukungan terhadap kebutuhan atlet selama masa persiapan. Fokusnya tidak hanya pada bagaimana atlet tampil di arena, tetapi juga bagaimana mereka sampai ke arena dalam kondisi sehat dan siap bertanding.

Bagi para atlet disabilitas, perjalanan menuju podium akhirnya bukan hanya soal beberapa menit ketika pertandingan berlangsung. Ada latihan yang panjang, pola makan yang harus dijaga, waktu istirahat yang harus diperhatikan, pemeriksaan kesehatan, serta dukungan banyak pihak yang bekerja di belakang layar.

Di situlah persiapan Peparda menjadi lebih dari sekadar mengejar medali. Ia juga menjadi proses menjaga agar setiap atlet memiliki kesempatan untuk memberikan kemampuan terbaiknya ketika kesempatan bertanding itu datang.

Dukung Gentra.id
Nanang AH
Nanang AH

Jurnalis/Penulis Gentra.id yang fokus pada analisis, berita, dan isu-isu terkini

Gentra Plus LogoGentra Plus

Mari bergabung dan dukung jurnalisme independen kami

Langganan Sekarang
Belum ada berita Gentra Plus saat ini.