PSGC Tumbang 0-2 dari Semen Padang, Laskar Singacala Siapkan Evaluasi

27 Sep 2026, 14.34 WIB
WhatsAppSaluran
PSGC Tumbang 0-2 dari Semen Padang, Laskar Singacala Siapkan Evaluasi
PSGC Ciamis menghadapi Semen Padang FC dalam lanjutan Liga 2 Indonesia musim 2026/2027 di Stadion Galuh Ciamis, Sabtu (26/9/2026). Tuan rumah harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 0-2.CameraDiskominfo

Gentra.id-CIAMIS – Stadion Galuh Ciamis menjadi saksi perjuangan PSGC Ciamis saat menjamu Semen Padang FC dalam lanjutan Liga 2 Indonesia musim 2026/2027, Sabtu (26/9/2026) sore.

Di hadapan ribuan pendukungnya, Laskar Singacala harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 0-2. Dua gol Semen Padang masing-masing dicetak Ilija Spasojevic pada menit ke-15 dan M. Rahmat pada menit ke-86.

Sejak pertandingan dimulai, PSGC sebenarnya mencoba mengambil inisiatif serangan. Ezechiel N’Douassel sempat memperoleh peluang pada menit-menit awal, tetapi upayanya belum menghasilkan gol. Beberapa serangan berikutnya juga dibangun melalui Johan Josue Bonilla Calderon.

Semen Padang kemudian menemukan celah pada menit ke-15. Umpan terobosan Stefano Lilipaly berhasil dimanfaatkan Ilija Spasojevic untuk membobol gawang PSGC. Gol tersebut sempat dinyatakan offside oleh hakim garis, namun setelah wasit melakukan pemeriksaan melalui VAR, gol akhirnya disahkan dan Semen Padang unggul 1-0.

PSGC tidak tinggal diam. Tuan rumah berusaha mencari gol penyeimbang. Pada menit ke-23, Bonilla melepaskan tendangan melengkung yang masih membentur mistar gawang. Semen Padang juga sempat mencetak gol melalui Lilipaly, tetapi gol tersebut dianulir karena offside.

Hingga babak pertama berakhir, PSGC belum mampu mengubah keadaan. Skor 0-1 bertahan dan menjadi pekerjaan yang harus segera dijawab Laskar Singacala pada paruh kedua pertandingan.

Memasuki babak kedua, tekanan PSGC meningkat. Ezechiel sempat mendapat peluang setelah menerima umpan Ghani Fathir, tetapi bola masih dapat diamankan kiper Semen Padang, Ikram Al Giffari. Beberapa pergantian pemain kemudian dilakukan PSGC untuk menambah daya gedor.

Namun, Semen Padang mampu bertahan dari tekanan tersebut. Bahkan, ketika PSGC sedang berusaha mencari gol penyama, tim tamu justru memperoleh ruang melalui serangan balik.

Kesempatan itu akhirnya berbuah gol kedua pada menit ke-86. M. Rahmat menerima umpan terobosan dan berhasil menaklukkan kiper PSGC Muhammad Raufa Aghastya. Skor berubah menjadi 0-2.

Laskar Singacala masih mencoba mengejar hingga menit-menit akhir. Ezechiel kembali memperoleh peluang, tetapi belum mampu memperkecil ketertinggalan. Peluit panjang akhirnya mengunci kemenangan Semen Padang dengan skor 2-0.

Laga tersebut disaksikan 11.263 penonton di Stadion Galuh. Kekalahan ini menjadi kekalahan kedua PSGC dalam tiga pertandingan yang telah dijalani pada musim ini.

Pelatih PSGC Ciamis, Heri Kiswanto, mengakui masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus dibenahi. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pola permainan yang dinilainya belum cukup variatif.

“Kita harus cepat evaluasi seperti kurang variatif. Sebab, ke depannya fokus ke pertandingan berikutnya away ke Kudus,” kata Heri seusai pertandingan di ruang konferensi pers Stadion Galuh, Sabtu (26/9/2026).

Heri juga menyinggung situasi gol pertama Semen Padang yang sempat dinyatakan offside sebelum akhirnya disahkan setelah pemeriksaan VAR. Menurutnya, situasi tersebut sempat memengaruhi konsentrasi beberapa pemain PSGC.

Meski demikian, Heri memilih menghormati keputusan yang telah diambil wasit. Ia juga meminta para pemain tidak larut dalam insiden pertandingan dan tetap menyelesaikan permainan hingga peluit akhir.

“Wasit sudah berusaha baik. Yang jelas ada VAR juga yang bisa membantu, jadi saya ikut apa yang diputuskan wasit,” ujarnya.

Kekalahan di Stadion Galuh menjadi catatan evaluasi bagi PSGC. Namun perjalanan kompetisi masih panjang. Laskar Singacala kini harus segera berbenah, terutama dalam variasi serangan dan koordinasi pertahanan, sebelum menghadapi pertandingan berikutnya di kandang Kudus.

Bagi PSGC, malam di Stadion Galuh memang berakhir tanpa tambahan poin. Tetapi musim belum selesai. Masih ada pertandingan berikutnya, dan di sanalah kesempatan untuk menjawab kekalahan kembali terbuka.

Dukung Gentra.id
Nanang AH
Nanang AH

Jurnalis/Penulis Gentra.id yang fokus pada analisis, berita, dan isu-isu terkini

Gentra Plus LogoGentra Plus

Mari bergabung dan dukung jurnalisme independen kami

Langganan Sekarang
Belum ada berita Gentra Plus saat ini.