
Gentra.id-KUNINGAN — Pencak silat bukan sekadar rangkaian gerak yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Di dalamnya terdapat seni, tradisi, nilai kedisiplinan, sekaligus identitas budaya yang tumbuh bersama masyarakat.
Pesan itulah yang mengemuka saat Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Pencak Silat Indonesia (DPD PPSI) Kabupaten Kuningan masa bakti 2026–2031 di Pendopo Kabupaten Kuningan, Minggu (20/9/2026), dikutip dari laman Pemkab Kuningan.
Dalam kesempatan tersebut, Tuti tidak ingin kepengurusan baru PPSI berhenti pada seremoni pelantikan. Ia mendorong para pengurus mengambil peran lebih jauh sebagai penggerak yang mampu menghidupkan pencak silat di tengah masyarakat.
Pesannya sederhana, tetapi memiliki cakupan panjang: pengurus jangan hanya menjadi pengurus, melainkan harus menjadi penggerak pencak silat.
Pelantikan tersebut menjadi awal bagi kepengurusan PPSI Kuningan untuk menjalankan amanah selama lima tahun ke depan. Berdasarkan agenda Pemerintah Kabupaten Kuningan, kegiatan pelantikan berlangsung di Pendopo Kabupaten Kuningan pada Minggu siang dan Wakil Bupati Tuti Andriani dijadwalkan memberikan sambutan.
Kepengurusan DPD PPSI Kabupaten Kuningan periode 2026–2031 kembali dipimpin KH Muhammad Ali Subhan. Ia memasuki periode keduanya sebagai pimpinan organisasi pencak silat tersebut.
Dalam menjalankan organisasi, Ali Subhan didampingi lima wakil ketua, yakni Surhani sebagai Wakil Ketua 1, Gigin Ginanjar sebagai Wakil Ketua 2, Iyan Irwandi sebagai Wakil Ketua 3, Asep Sumarsono sebagai Wakil Ketua 4, serta Abi Saprudin sebagai Wakil Ketua 5.
Struktur kepengurusan juga dilengkapi dengan Sekretaris Umum H. Indra Gunawan, Wakil Sekretaris 1 Fery Rizkiana Tri Putra dan Wakil Sekretaris 2 Dedi Hendriana. Sementara posisi Bendahara Umum dipercayakan kepada Yudhi Lasmana, didampingi Iman Mauludin sebagai Wakil Bendahara.
Kehadiran sejumlah tokoh pendekar dan pegiat seni budaya menjadi bagian penting dari struktur organisasi tersebut. PPSI juga membentuk sejumlah bidang yang berkaitan dengan organisasi dan kaderisasi, kerohanian, seni budaya dan tradisi, hingga hubungan antarlembaga.
Struktur itu menunjukkan bahwa pekerjaan PPSI selama lima tahun ke depan tidak hanya berkaitan dengan urusan administratif organisasi. Ada pekerjaan yang lebih besar: menjaga agar pencak silat tetap hidup sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Kuningan.
Sebelum pelantikan, Ketua Panitia Yudhi Lasmana juga telah meminta doa restu dan dukungan dari para pegiat silat serta masyarakat Kuningan. Agenda pelantikan pada 20 September 2026 disebut sebagai momentum penting bagi keberlanjutan seni budaya tradisional tersebut.
Bagi Kuningan, pencak silat memiliki ruang yang lebih luas daripada gelanggang pertandingan. Ia hidup melalui paguron, para pendekar, pelatih, seniman, dan anak-anak muda yang belajar mengenal gerak, disiplin serta tradisi dari para gurunya.
Karena itu, pesan Tuti menjadi relevan bagi kepengurusan baru. Pelantikan bukan garis akhir, melainkan pintu masuk untuk membuat organisasi bekerja lebih nyata.
Para pengurus ditantang untuk membawa pencak silat lebih dekat kepada generasi muda, memperkuat pembinaan atlet, sekaligus memastikan seni dan tradisi yang melekat di dalamnya tidak kehilangan tempat di tengah perubahan zaman.
Lima tahun masa bakti kepengurusan baru DPD PPSI Kuningan kini terbentang di depan. Ukurannya bukan semata siapa yang duduk di dalam struktur organisasi, tetapi sejauh mana mereka mampu menggerakkan paguron, membina generasi muda, merawat tradisi dan membuat pencak silat tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kuningan.
Sebab ketika sebuah organisasi budaya hanya berhenti pada nama dan jabatan, warisan akan mudah menjadi arsip. Namun ketika pengurus bergerak, mengajar, membina dan membuka ruang bagi generasi baru, pencak silat akan terus menemukan napasnya di tengah zaman.
ARTIKEL TERKINI LAINNYA

Polres Garut Ungkap Peredaran Obat Keras di Malangbong, 222 Tablet Disita

Gebyar Bandung Utama 2026, Ketika Layanan Publik Datang Lebih Dekat ke Warga

Perpustakaan Keliling Hadir di CFD Tegar Beriman, Dekatkan Buku dengan Warga Bogor

Wabup Tuti Dorong Pengurus PPSI Kuningan Jadi Penggerak Pencak Silat

Batik Sumedang, dari Warisan Leluhur Menuju Produk Unggulan Daerah
