Pertama di Tasikmalaya, Siswa Madrasah Kunjungi Vihara dan Klenteng

Selasa, 3 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan siswa Madrasah di Tasikmalaya kunjungi Vihara dan Klenteng (foto: Gentra.id)

i

Puluhan siswa Madrasah di Tasikmalaya kunjungi Vihara dan Klenteng (foto: Gentra.id)

Gentra.id – Puluhan siswa Madrasah Al-Mukhtariyah Rancaman, Mangkubum, Kota Tasikmalaya melakukan kunjungan edukatif ke Vihara dan Klenteng di Tasikmalaya, Senin, (2/9/2024).

Kunjungan ini merupakan bagian dari program pendidikan lintas agama yang bertujuan untuk memperkenalkan siswa pada nilai-nilai toleransi dan menghargai perbedaan. Dalam kunjungan tersebut, para siswa diberi kesempatan untuk melihat langsung proses ibadah dan mendapatkan penjelasan mengenai ajaran-ajaran agama Buddha dan Konghucu yang dianut oleh masyarakat Tionghoa.

Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang dimulai dengan kunjungan ke Kong Miao MAKIN Tasikmalaya (klenteng). Mereka diajak berkeliling oleh pengurus klenteng yang menjelaskan sejarah dan makna dari berbagai simbol yang ada di tempat ibadah tersebut.

Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan ke Vihara Avalokitesvara yang tak kalah sarat dengan nilai-nilai spiritual. Di sini, para siswa diajarkan tentang filosofi dan prinsip-prinsip ajaran Buddha, serta pentingnya meditasi dan kedamaian batin dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala MTS Al-Mukhtariyah Asep Rizal Asyari mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk memperkaya wawasan siswa mengenai keragaman budaya dan agama di Indonesia.

“Kami ingin siswa-siswa kami tidak hanya memahami agama mereka sendiri, tetapi juga memiliki pengetahuan yang luas tentang agama lain, sehingga tercipta sikap saling menghormati dan toleransi antar umat beragama,” kata Asep kepada gentra.id

Asep yang juga Ketua Forum Bhinneka Tunggal Ika (FBTI) menyampaikan, melalui program ini, kami mencoba membangun ruang dialog dan membuka interaksi dengan lintas agama di Tasikmalaya.

“Melalui ruang interaksi yang inklusif, kami meyakini generasi muda di Tasikmalaya ke depan akan lebih berpikiran terbuka, mampu menghargai perbedaan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Agama Budha Tridarma Tasikmalaya Andi William, menyambut baik kehadiran siswa madrasah ke Vihara. Menurutnya, kunjungan seperti ini akan menghilangkan prasangka yang berujung tindakan intoleran.

“Melihat generasi muda yang toleran, dapat menghargai perbedaan dan bersatu di tengah keberagaman, saya percaya Indonesia emas di 2024 bisa tercapai,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel gentra.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dorong Pembangunan Berkelanjutan, Bupati Tasikmalaya Perkuat Optimalisasi PBB-P2 melalui Camat dan Kepala Desa
Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak di Kota Tasikmalaya
Sekjen PP PGM Indonesia: Guru Madrasah Swasta Siap Gelar Aksi Nasional 112 Bela Guru
Motif Penculikan Bayi di Masjid Agung Singaparna Terungkap, Pelaku Diduga Ingin Peras Ibu Korban
Harlah NU ke-100: PCNU Kota Tasikmalaya Ingatkan Bahaya Radikalisme di Era Digital
Forkopimda Kota Tasikmalaya Laksanakan Gerakan Bersih-bersih di Situ Gede Tindaklanjuti Arahan Presiden
Panen Padi Organik, Wabup Tasikmalaya: Spirit Baru Merawat Alam Lewat Pertanian Berkelanjutan
Menag Nasaruddin Umar Ajak Pesantren Aktif Jaga Lingkungan Hidup dan Perkuat Kerukunan Umat Beragama

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:19 WIB

Dorong Pembangunan Berkelanjutan, Bupati Tasikmalaya Perkuat Optimalisasi PBB-P2 melalui Camat dan Kepala Desa

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:23 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak di Kota Tasikmalaya

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:23 WIB

Sekjen PP PGM Indonesia: Guru Madrasah Swasta Siap Gelar Aksi Nasional 112 Bela Guru

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:01 WIB

Motif Penculikan Bayi di Masjid Agung Singaparna Terungkap, Pelaku Diduga Ingin Peras Ibu Korban

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:17 WIB

Harlah NU ke-100: PCNU Kota Tasikmalaya Ingatkan Bahaya Radikalisme di Era Digital

Berita Terbaru