Tasikmalaya – Sejumlah mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Siliwangi meluncurkan program inovatif bertajuk SIMAK TEPAT (Simak Edukasi Hipertensi dan Tensi Terpantau) di Kelurahan Sambongpari.
Program ini merupakan hasil karya Kelompok Mahasiswa Sapta Janaswasta dalam rangka mata kuliah Perencanaan dan Evaluasi Kesehatan.
Program SIMAK TEPAT hadir sebagai respons terhadap tingginya kasus hipertensi di wilayah tersebut. Berdasarkan hasil pengumpulan data primer melalui kuesioner kepada 114 responden, ditemukan bahwa sebanyak 52 orang di antaranya mengalami hipertensi.
Data ini kemudian menjadi dasar dalam perencanaan program intervensi yang berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat, pencegahan, serta pengendalian hipertensi.
Program ini dikemas melalui beberapa inovasi, di antaranya penyediaan video edukasi singkat mengenai hipertensi yang mudah dipahami masyarakat, serta “Kartu TEPAT” sebagai media pemantauan tekanan darah secara berkala.
Kegiatan launching program SIMAK TEPAT berlangsung pada Rabu, 22 April 2026, bertempat di Madrasah Attaqwa Addahromiyyah RW 07, Kelurahan Sambongpari.

Kegiatan ini telah diresmikan oleh perwakilan pihak Kelurahan Sambongpari, tenaga kesehatan dari Puskesmas Sambongpari, serta dosen Universitas Siliwangi, dan turut dihadiri oleh warga setempat. Peresmian dilakukan secara simbolis melalui pemotongan pita dan penyerahan sertifikat sebagai tanda dimulainya program.
Tidak hanya launching, kegiatan ini juga diisi dengan penyuluhan kesehatan mengenai hipertensi kepada masyarakat. Penyuluhan dilakukan secara interaktif dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami, mencakup pengertian hipertensi, faktor risiko, bahaya komplikasi, serta pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara rutin.
Antusiasme warga terlihat dari keaktifan mereka dalam bertanya dan berdiskusi selama kegiatan berlangsung.
Dalam sambutannya, perwakilan dosen Darwin Safiu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari proses perencanaan dan evaluasi kesehatan yang dilakukan mahasiswa, dengan porsi praktik lapangan yang dominan sebagai bentuk pembelajaran berbasis pengalaman.
Perwakilan tenaga kesehatan Puskesmas Sambongpari, Gita Nur Fitri menyampaikan apresiasinya terhadap program tersebut. Ia juga mengungkapkan bahwa program ini sejalan dengan rencana pihak puskesmas dan akan dilanjutkan secara berkelanjutan.
“Kami sangat senang dengan adanya program ini, karena sejak lama kami merencanakan adanya kartu pemantauan hipertensi. Harapan tersebut kini dapat terwujud melalui inovasi mahasiswa, dan ke depan program ini akan kami lanjutkan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Sapta Janaswasta, Ananda Fahreza, berharap program ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat dapat lebih memahami pentingnya pencegahan hipertensi, meningkatkan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin, serta menerapkan pola hidup sehat,” ungkapnya.
Melalui program SIMAK TEPAT, diharapkan masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga terdorong untuk melakukan tindakan nyata dalam menjaga kesehatan, khususnya dalam mengendalikan hipertensi sebagai salah satu penyakit tidak menular yang berisiko tinggi.






