BI Gelar JAYANTARA Priangan Timur 2026, Perkuat UMKM Tembus Pasar Global
24 Jul 2026, 15.04 WIB

Ilustrasi BI Gelar JAYANTARA Priangan Timur 2026, Perkuat UMKM Tembus Pasar Global / Foto Dok. Gentra.id
Gentra.id – Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya kembali menggelar JAYANTARA Priangan Timur 2026 sebagai upaya memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Priangan Timur.
Kegiatan yang berlangsung di Kompleks Gedung Bupati Tasikmalaya itu resmi dibuka pada Jumat (24/7/2026) dan akan berlangsung selama tiga hari.
Mengusung tema "UMKM Unggul, Digital Tangguh, Ekonomi Tumbuh", JAYANTARA menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar, meningkatkan kapasitas usaha, hingga mendorong produk lokal menembus pasar internasional.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Laura Rulida Eka Sari Putri, mengatakan penguatan sektor UMKM menjadi salah satu strategi penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, UMKM saat ini berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap sekitar 117 juta tenaga kerja.
"UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Karena itu, penguatan kapasitas pelaku usaha harus terus dilakukan agar mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," ungkap Laura
Ia menjelaskan, tantangan yang dihadapi UMKM saat ini tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga kualitas produk, pemenuhan standar dan sertifikasi, akses pembiayaan, serta kemampuan memanfaatkan teknologi digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
"Melalui JAYANTARA, kami ingin membangun ekosistem UMKM yang semakin kuat. Harapannya, semakin banyak pelaku usaha yang naik kelas, mampu memanfaatkan digitalisasi, dan berorientasi ekspor," ujarnya.
Laura mencontohkan keberhasilan Kelompok Kopi Bunar sebagai salah satu hasil pembinaan BI. Kelompok tersebut berhasil memperoleh cupping score 87 dan melakukan ekspor perdana sebanyak satu ton kopi ke Jepang.
"Keberhasilan ini menunjukkan bahwa produk unggulan Priangan Timur memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar internasional apabila didukung pembinaan yang berkelanjutan dan kolaborasi yang kuat," katanya.
JAYANTARA Priangan Timur 2026 menghadirkan lebih dari 100 stan yang menampilkan produk unggulan sektor fesyen, kriya, makanan dan minuman, produk berkelanjutan, produk Dekranasda, hingga potensi desa wisata dari berbagai daerah di Priangan Timur.
Selain pameran produk, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai kegiatan edukasi seperti talkshow kewirausahaan digital, PeKA Talk mengenai keamanan digital, live cooking, Cassava Challenge, dan bedah buku.
Beragam pertunjukan budaya juga turut meramaikan acara, mulai dari Parade Festival Batik, Gebu Fashion Week, Fashion Show Batik Sukapura, pertunjukan seni, hingga pemutaran film karya sineas lokal.
Tak hanya berfokus pada promosi produk, penyelenggaraan JAYANTARA juga dirangkaikan dengan kegiatan sosial seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, Warung Inflasi, Fun Walk, dan senam bersama.
Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia berharap sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, akademisi, komunitas, dan pelaku usaha semakin kuat dalam membangun ekosistem UMKM yang produktif, inovatif, berbasis digital, dan mampu bersaing di pasar global.
Nanang AH
Wartawan senior Gentra.id yang berfokus pada analisis hukum, politik, dan kebijakan publik di Indonesia.
Gentra Plus
Berita eksklusif, analisis mendalam, & laporan investigasi

Sering Update di Media Sosial, Mengenali 3 Ciri Kepribadian & Tips Menjaga Kesehatan Mental

PAC GP Ansor Cihideung Gelar Konferancab IV, Ecep Hamdan Terpilih Pimpin Ansor 2026–2029

Tugu Koperasi Tasikmalaya Diusulkan Jadi Cagar Budaya Nasional, Pemerintah Hidupkan Kembali Jejak Sejarah

Konsisten Itu Tidak Sulit, yang Sulit Adalah Berdamai dengan Diri Sendiri

BI Gelar JAYANTARA Priangan Timur 2026, Perkuat UMKM Tembus Pasar Global
