
Ilustrasi Gen Z Tasik Cari Panggung Lewat Dunia E-Sport / Foto Dok. Gentra.id
Gentra.id- Kalau dulu orang tua sering bilang, “Main game terus, mau jadi apa?”. Sekarang Gen Z punya jawaban yang makin mantap: “Jadi pro player, streamer, atau bahkan pengembang game, atuh!”
Di Tasikmalaya, dunia e-sport bukan cuma angan-angan. Dari yang awalnya sekadar mabar di warnet atau HP kentang, sekarang makin banyak komunitas lokal yang serius ngejalanin game sebagai jalan karier.
Komunitas E-Sport di Tasik?
Beberapa tahun terakhir, komunitas e-sport di Tasikmalaya tumbuh subur. Contohnya:- XTC Esport Tasikmalaya, komunitas yang udah punya belasan ribu followers di Facebook. Mereka sering ikut turnamen, bikin konten, dan support player lokal buat naik level.
- Free Fire Tasikmalaya di Instagram juga rame banget, isinya bocil-bocil sampai pro player yang sering ikut turnamen komunitas.
- Ada juga DG Mabarco Tasikmalaya, cabang dari Dunia Games yang sering adain event mabar di wilayah Priangan Timur.
- DG Mabarco Tasikmalaya adalah komunitas e-sport yang berfokus pada wilayah Priangan Timur, mencakup Tasikmalaya, Garut, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran.
Turnamen Lokal Bikin Bakat Muncul
Maret kemarin, komunitas Gemas Kota Tasikmalaya bareng Karang Taruna dan media lokal ngadain event “Ramadan Battle Arena”. Sebanyak 32 tim dari berbagai daerah turut meramaikan turnamen Mobile Legends ini. Selain main, mereka juga ngumpul, ngopi, dan tukar strategi. Jadi ajang silaturahmi sekaligus unjuk skill. Tahun lalu juga sempat viral Kompetisi E-Sport tingkat SMA/SMK se-Tasik, bahkan piala Wali Kota jadi rebutan. Yang menang? Tim-tim muda yang latihannya gak cuma sehari dua hari. Main game itu keren, tapi bikin game? Lebih keren lagi. Di Universitas Siliwangi, ada komunitas namanya SIGADE (Siliwangi Game Developer). Anak-anak teknik informatika yang gabung di sini udah bikin macam-macam game dan aplikasi sendiri. Jadi gak cuma main, tapi ngerti banget isi dalem game-nya.Masa Depan E-Sport di Tasik
Dengan makin banyaknya turnamen, komunitas aktif, dan support dari kampus atau media lokal, karier di dunia game buat Gen Z Tasik bukan lagi mimpi. Lo bisa jadi pro player, coach, caster, content creator, bahkan developer game indie. Anak-anak muda memulai langkah besarnya dari Tasikmalaya. Dunia berubah, dan Gen Z Tasik udah mulai buktiin kalau passion bisa jadi penghasilan. Mau gabung komunitas atau mulai bikin tim sendiri? Sekarang waktunya. Karena di Tasikmalaya, main game itu bukan buang waktu tapi ngelangkahin masa depan.K
Khopipah Indah
Wartawan senior Gentra.id yang berfokus pada analisis hukum, politik, dan kebijakan publik di Indonesia.

Lifestyle
Sering Update di Media Sosial, Mengenali 3 Ciri Kepribadian & Tips Menjaga Kesehatan Mental

News
PAC GP Ansor Cihideung Gelar Konferancab IV, Ecep Hamdan Terpilih Pimpin Ansor 2026–2029

News
Tugu Koperasi Tasikmalaya Diusulkan Jadi Cagar Budaya Nasional, Pemerintah Hidupkan Kembali Jejak Sejarah

Lifestyle
Konsisten Itu Tidak Sulit, yang Sulit Adalah Berdamai dengan Diri Sendiri

News
BI Gelar JAYANTARA Priangan Timur 2026, Perkuat UMKM Tembus Pasar Global

News