Viman Sampaikan Ide Pengembangan Ekonomi Kreatif di Depan Influencer
20 Sep 2024, 04.32 WIB
Khopipah Indah

Ilustrasi Viman Sampaikan Ide Pengembangan Ekonomi Kreatif di Depan Influencer / Foto Dok. Gentra.id
Gentra.id-Gentra.id - Calon Walikota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan memaparakan terkait idenya dalam pengembangan ekonomi kreatif saat kegiatan Influencer Summit & Gen Award 2024 yang diselenggarakan oleh Gentra.id di Hotel Santika, Kota Tasikmalaya pada Senin, (16/09/2024).
Viman menjelaskan bahwa Ekonomi Kreatif merupakan sektor ekonomi dimana utamanya adalah kretifitas, penambahan nilai dari produksi hingga distribusinya.
"Peran influencer dan media disini yaitu sebagai distribusi di kota Tasikmalaya," kata Viman.
Ia menjelaskan terkait potensi produk ekonomi kreatif apa saja yang ada di Tasikmalaya dengan jumlah industri kreatif atau UMKM yang tercatat di Dinas Koperasi UMKM di Kota Tasikmalaya mencapai enam ribu tiga ratus tujuh puluh unit usaha.
"Potensi produk tersebut diantaranya payung geulis, kelom geulis, batik, mendong, dan bordir. Namun, ternyata selain produk, ekonomi kreatif juga memiliki potensi dalam bidang jasa, diantaranya Ruang Bermusik dan BI Fun Run," ujarnya.
Ruang Bermusik adalah event yang menghadirkan festival musik, pelaku industri kreatif, pegiat seni, dan kuliner khas Tasikmalaya.
Viman menambahkan bahwa produk dan event yang ada memerlukan distribusi yang baik, maka yang menjadi pelaku distribusi disana adalah pelaku-pelaku digitalisasi atau e-commers.
"Pemerintah juga harus turut mendukung dalam pengembangan ekomoni kreatif melalui peraturan daerah Jawa Barat No. 15 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan ekonomi kreatif dan peraturan daerah Kota Tasikmalaya No. 2 Tahun 2020 tentang pengembangan usaha mikro," ungkapnya.
Lalu, bagaimana peran influencer dalam peningkatan ekonomi kreatif di Kota Tasikamlaya? Influencer ini ada dalam peran distribusinya, artinya mempengaruhi dalam artian harus bisa meyakinkan calon pembeli produk dari ekonomi kreatif sesaui dengan bidangnya masing-masing dan hal ini bisa menjadi peluang pekerjaan.
"Cara yang bisa dilakukan oleh influencer, media dan pemerintah yaitu melalui kolaborasi. Dimana hal ini dapat mendorong penjualan langsung melalui platform media sosial, memiliki jangakauan yang luas dan loyal. Selain itu, konsumen lebih percaya terhadap rekomendasi dari influencer dan tentunya dapat membantu memperkuat branding produk kreatif," pungkasnya.
K
Khopipah Indah
Wartawan senior Gentra.id yang berfokus pada analisis hukum, politik, dan kebijakan publik di Indonesia.

Lifestyle
Sering Update di Media Sosial, Mengenali 3 Ciri Kepribadian & Tips Menjaga Kesehatan Mental

News
PAC GP Ansor Cihideung Gelar Konferancab IV, Ecep Hamdan Terpilih Pimpin Ansor 2026–2029

News
Tugu Koperasi Tasikmalaya Diusulkan Jadi Cagar Budaya Nasional, Pemerintah Hidupkan Kembali Jejak Sejarah

Lifestyle
Konsisten Itu Tidak Sulit, yang Sulit Adalah Berdamai dengan Diri Sendiri

News
BI Gelar JAYANTARA Priangan Timur 2026, Perkuat UMKM Tembus Pasar Global

News