
Gentra.id-Tasikmalaya – Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di Kabupaten Tasikmalaya menjadi momentum untuk melihat kembali perkembangan layanan transportasi dan infrastruktur perhubungan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, bersama Wakil Bupati Asep Sopari Al-Ayubi, menghadiri upacara peringatan Hari perhubungan Nasional tingkat Kabupaten Tasikmalaya yang berlangsung di halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Senin (28/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Cecep memaparkan sejumlah perkembangan layanan perhubungan di Kabupaten Tasikmalaya. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kembali beroperasinya layanan kereta api bagi masyarakat melalui Kereta Api Serayu di Stasiun Rajapolah.
Layanan tersebut kembali hadir sejak 14 Maret 2026. Menurut Cecep, kehadiran kembali kereta api menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas akses transportasi publik bagi masyarakat.
“Kami terus memperjuangkan peningkatan pelayanan kereta api di Stasiun Rajapolah. Sejak tanggal 14 Maret 2026 yang lalu, layanan kereta api telah hadir kembali bagi masyarakat kita melalui Kereta Api Serayu, kereta api kelas ekonomi bersubsidi pemerintah, yang setiap hari melayani dua perjalanan naik-turun penumpang di Stasiun Rajapolah,” ujar Cecep dikutip dari unggahan resmi Pemkab Tasikmalaya.
Kembalinya layanan tersebut tidak hanya berkaitan dengan tersedianya moda transportasi kereta api. Bagi masyarakat di wilayah Rajapolah dan sekitarnya, keberadaan perjalanan kereta juga menjadi salah satu pilihan mobilitas yang menghubungkan kawasan Kabupaten Tasikmalaya dengan daerah lain melalui jalur kereta api.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga tengah melakukan pembenahan terhadap layanan Penerangan Jalan Umum (PJU). Perubahan dilakukan secara bertahap, salah satunya dengan mengganti PJU jenis merkuri menjadi lampu berbasis LED.
Menurut pemerintah daerah, penggunaan LED diharapkan membuat sistem penerangan jalan menjadi lebih efisien sekaligus menghemat penggunaan energi.
“ Kabupaten Tasikmalaya berupaya meningkatkan kualitas pelayanan Penerangan Jalan Umum (PJU), antara lain melalui penggantian secara bertahap PJU jenis merkuri menjadi PJU berbasis LED yang lebih efisien dan hemat energi,” ungkap Cecep.
Upaya tersebut mulai terlihat melalui program meterisasi PJU. Hingga saat ini, meterisasi telah dilakukan pada 400 titik dan disebut menghasilkan efisiensi pembayaran sebesar 13,83 persen.
Program tersebut tidak berhenti pada 400 titik. Pada perubahan anggaran, pemerintah daerah berencana melanjutkan program dengan menambah 706 titik meterisasi PJU. Penambahan ini diarahkan untuk meningkatkan efisiensi anggaran sekaligus memperbaiki kualitas pelayanan penerangan bagi masyarakat.
Jika dihitung secara keseluruhan, penambahan 706 titik tersebut akan memperluas cakupan meterisasi yang sebelumnya telah diterapkan pada ratusan titik. Program ini menunjukkan bahwa urusan perhubungan di daerah tidak hanya berkaitan dengan kendaraan dan jalan, tetapi juga mencakup fasilitas pendukung yang menentukan keamanan dan kenyamanan masyarakat ketika beraktivitas di ruang publik.
Penerangan jalan, misalnya, menjadi bagian penting dari infrastruktur perkotaan maupun perdesaan. Peningkatan efisiensi energi melalui penggunaan LED sekaligus meterisasi menjadi langkah yang diarahkan pada dua kepentingan, yakni menjaga kualitas layanan dan mengendalikan beban anggaran pemerintah daerah.
Sementara itu, kembalinya Kereta Api Serayu ke Stasiun Rajapolah memperlihatkan sisi lain dari pembangunan sektor perhubungan, yakni penyediaan pilihan transportasi massal bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya masih memiliki pekerjaan untuk memastikan berbagai layanan tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan. Peningkatan kualitas pelayanan kereta api dan pengembangan infrastruktur PJU pada akhirnya akan dinilai dari sejauh mana fasilitas tersebut dapat digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Upacara Harhubnas tingkat Kabupaten Tasikmalaya turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para asisten daerah, staf ahli, kepala SKPD, Ketua TP PKK Kabupaten Tasikmalaya, jajaran pejabat dan personel Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya serta peserta upacara lainnya.
Harhubnas 2026 di Kabupaten Tasikmalaya pun tidak sekadar menjadi seremoni tahunan. Di balik peringatan tersebut, ada catatan tentang bagaimana transportasi publik, penerangan jalan, efisiensi energi, dan pengelolaan anggaran terus diupayakan berjalan beriringan untuk memperkuat pelayanan publik.
Jurnalis/Penulis Gentra.id yang fokus pada analisis, berita, dan isu-isu terkini
ARTIKEL TERKINI LAINNYA

Laga Sengit Indonesia vs Malaysia Berakhir 0-0, Paes Tuai Pujian

Aliran Air Mulai Sampai BKG 36, Pemkab Bekasi Kejar Normalisasi Irigasi

Sekolah Gandeng Polsek Kadungora Tertibkan Knalpot Brong, 6 Diamankan

Kota Bandung Juara Umum Pentas PAI SMP Tingkat Jabar 2026

Bentengi Generasi Muda dari Narkoba, Polsek Caringin Edukasi Hingga Tingkat Pelajar
