Jembatan Gantung Pongpet Ambruk, Pemprov Jabar Siapkan Jembatan Permanen

3 Sep 2026, 10.40 WIB
WhatsAppSaluran
Jembatan Gantung Pongpet Ambruk, Pemprov Jabar Siapkan Jembatan Permanen
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan membangun jembatan baru yang akan dibangun di Desa Margacinta dengan jembatan permanen dengan konstruksi yang lebih kokoh. Rabu 2/9/2026CameraIstimewa

Gentra.id-Bandung – Sebuah jembatan yang baru saja diresmikan di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, mendadak berubah menjadi sumber kepanikan. Belum lama digunakan, jembatan gantung tersebut ambruk dan melengkung ke bawah ketika puluhan orang berada di atasnya.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat kejadian, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami bersama puluhan warga berada di atas jembatan yang berada di wilayah Desa Margacinta tersebut.

Jembatan yang semestinya menjadi akses penghubung warga justru mengalami kerusakan sesaat setelah seremoni peresmian. Peristiwa itu kemudian menjadi perhatian publik karena terjadi tepat pada momentum ketika infrastruktur tersebut diperkenalkan kepada masyarakat.

Tidak lama setelah kejadian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan akan mengambil alih pembangunan jembatan pengganti.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan jembatan baru yang akan dibangun di Desa Margacinta bukan lagi berupa jembatan gantung. Pemprov Jabar merencanakan pembangunan jembatan permanen dengan konstruksi yang lebih kokoh.

“Kami segera membangun jembatan permanen sehingga bisa dilewati banyak orang, mobil, bisa angkut hasil pertanian, peternakan, perikanan, kelautan,” ujar Dedi Mulyadi, Rabu (2/9/2026).

Pembangunan jembatan permanen tersebut direncanakan melalui APBD Jawa Barat pada 2027.

Bagi pemerintah provinsi, jembatan bukan sekadar bangunan yang menghubungkan dua sisi wilayah. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi aktivitas masyarakat, terutama dalam menggerakkan perekonomian desa.

Dengan jembatan yang dapat dilalui kendaraan, hasil pertanian, peternakan, perikanan, hingga produk kelautan masyarakat diharapkan lebih mudah dibawa keluar maupun masuk ke kawasan tersebut.

Dedi juga menyampaikan pesan agar jembatan baru nantinya digunakan sesuai fungsinya dan tidak dijadikan tempat untuk melakukan aktivitas yang membahayakan.

“Kami segera membangun jembatan permanen sehingga bisa dilewati banyak orang, mobil, bisa angkut hasil pertanian, peternakan, perikanan, kelautan,” kata Dedi.

Bukan Dibangun Pemprov Jabar

Di tengah sorotan terhadap ambruknya jembatan tersebut, Dedi juga meluruskan mengenai pihak yang membangun jembatan gantung sebelumnya.

Ia menegaskan, jembatan gantung yang ambruk di Desa Margacinta bukan merupakan proyek yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun, Pemprov Jabar tetap mengambil alih pembangunan jembatan baru dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal Pemerintah Kabupaten Pangandaran.

Keputusan tersebut sekaligus menjadi langkah pemerintah provinsi untuk memastikan kebutuhan konektivitas masyarakat tetap mendapat perhatian.

Peristiwa ambruknya jembatan menjadi pengingat bahwa pembangunan infrastruktur tidak berhenti pada seremoni peresmian. Kekuatan konstruksi, kapasitas, hingga aspek keselamatan pengguna menjadi bagian penting yang menentukan apakah sebuah jembatan benar-benar siap digunakan masyarakat.

Kini, jembatan permanen menjadi harapan baru bagi warga Margacinta.

Jika terealisasi sesuai rencana pada 2027, infrastruktur tersebut tidak hanya menggantikan jembatan gantung yang ambruk, tetapi juga diharapkan menjadi jalur baru bagi pergerakan masyarakat dan hasil produksi desa.

Di atas kertas, sebuah jembatan memang hanya menjadi penghubung dua sisi. Namun bagi masyarakat desa, keberadaan jembatan bisa berarti lebih dari itu: akses menuju pekerjaan, pasar, sekolah, serta jalur bagi hasil bumi dan berbagai potensi ekonomi untuk bergerak.

Pemprov Jabar berharap pembangunan jembatan permanen di Margacinta nantinya dapat memperlancar roda ekonomi masyarakat sekaligus memberikan akses yang lebih aman dan representatif.

Dukung Gentra.id
Nanang AH
Nanang AH
Gentra Plus LogoGentra Plus

Mari bergabung dan dukung jurnalisme independen kami

Langganan Sekarang
Belum ada berita Gentra Plus saat ini.