
Gentra.id- Pernah nggak sih, merasa otak jadi tumpul gara-gara kebanyakan scrolling media sosial? Banyak orang, terutama anak muda, mulai mengalami fenomena yang sering disebut brain rot ini. Kebiasaan ngabisin waktu buat nonton konten ringan atau hal-hal instan bikin kita jadi susah mikir mendalam, apalagi buat fokus lama-lama.
Brain rot atau pembusukan otak menggambarkan perasaan tidak bersemangat atau mati rasa yang muncul saat seseorang mengonsumsi terlalu banyak konten berkualitas rendah secara berulang-ulang.
Istilah brain rot baru aja terpilih jadi Word of the Year versi Oxford! Di media sosial, istilah ini menggambarkan rasa tumpul atau lelah setelah terlalu lama scrolling tanpa tujuan. Orang biasanya menghabiskan waktu dengan menikmati konten receh atau ringan yang nggak butuh banyak mikir. Menurut BBC, penggunaan kata ini melonjak 230 persen antara tahun 2023 dan 2024.
Istilah brain rot sebenarnya bukan hal baru, lho!Penulis Amerika Henry David pertama kali menggunakan kata ini dalam bukunya Walden pada tahun 1854. Menurut Touroni, brain rot menggambarkan pengalaman kita di era digital yang serba cepat, di mana banyak orang jadi kecanduan layar. Fenomena ini makin marak gara-gara konten pendek seperti TikTok dan Instagram Reels, yang bikin kita makin betah scrolling tanpa henti.
Cara Mengatasi Brain Rot
- Batasi Waktu di Media Sosial Tetapkan jadwal khusus untuk menggunakan media sosial dan hindari scrolling tanpa tujuan. Gunakan fitur pengingat waktu di aplikasi jika perlu.
- Cari Aktivitas Offline Isi waktu luang dengan aktivitas yang tidak melibatkan layar, seperti membaca buku, berolahraga, memasak, atau berkebun.
- Fokus pada Konten Berkualitas Kurangi konsumsi konten receh dan pilihlah yang edukatif atau inspiratif, seperti podcast, artikel, atau video informatif.
- Luangkan Waktu untuk Refleksi Sediakan waktu untuk berpikir mendalam, menulis jurnal, atau meditasi. Ini membantu otak beristirahat dari stimulasi berlebihan.
- Latih Konsentrasi Coba aktivitas yang membutuhkan fokus tinggi, seperti puzzle, membaca panjang, atau belajar hal baru.
- Hindari Multitasking Fokuslah pada satu tugas dalam satu waktu untuk melatih otak agar lebih tajam dan terorganisasi.
- Jaga Pola Tidur dan Makan Istirahat yang cukup dan makanan bergizi membantu menjaga kesehatan otak. Hindari begadang untuk scrolling!
- Gunakan Teknologi secara Bijak Alihkan penggunaan gadget untuk sesuatu yang bermanfaat, seperti belajar online, mengikuti kursus, atau mengasah keterampilan baru.
K
Khopipah Indah
ARTIKEL TERKINI LAINNYA

News
Pemprov Jabar Buka 'Imah Aing', Perbaikan Rumah Tak Layak Huni Gratis

News
Ombudsman Jabar Buka 55 Layanan Publik Langsung di Pangandaran

News
Bukan Sekadar Lomba Agustusan, Polres Tasikmalaya Buka Ruang Kebersamaan dengan Warga

Profile
Astrid Juwita, Kreator Konten Asal Garut yang Tembus Layar Lebar, Debut Bareng Enzy Storia dan Afgan

Lifestyle
Qonaah dan Mental Health: Cara Islam Menemukan Ketenangan

News
