Mahasiswa Tasikmalaya Geruduk DPRD, Tuntut RUU TNI Dicabut!

Kamis, 20 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah Satu pamflet Aksi Demonstrasi di Depan Gedung DPRD (foto: gentra.id)

i

Salah Satu pamflet Aksi Demonstrasi di Depan Gedung DPRD (foto: gentra.id)

Gentra.id– Sejumlah mahasiswa di Tasikmalaya  menggelar demonstrasi di depan kantor DPRD Tasikmalaya pada Kamis (20/03). Para mahasiswa menggelar demo untuk menolak pengesahan Rancangan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI). Mereka menilai aturan tersebut berpotensi mengancam demokrasi dan membatasi kebebasan sipil.

Penolakan terhadap RUU TNI mencuat karena kekhawatiran akan kemungkinan perubahan dalam struktur kekuasaan negara. Serta dampaknya terhadap kehidupan demokrasi di Indonesia. RUU TNI merupakan revisi dari Undang-Undang No. 34 Tahun 2004. Tentang Tentara Nasional Indonesia, yang bertujuan memperbarui berbagai ketentuan terkait struktur, tugas, dan kewenangan TNI dalam menjalankan fungsi pertahanan negara.

Namun, selama proses pembahasannya, RUU ini menuai kontroversi. Beberapa pasal dalam RUU TNI berpotensi mengancam prinsip demokrasi, keadilan, serta hak asasi manusia (HAM) di Indonesia.

Koordinator Lapangan, Muhammad Risaldi, menyatakan bahwa awalnya mereka menuntut DPR RI agar tidak mengesahkan RUU TNI. Namun, setelah mengetahui bahwa DPR RI telah resmi mengesahkan RUU tersebut pada pukul 11.00 WIB, para mahasiswa mengubah tuntutan mereka menjadi pencabutan aturan tersebut.

“Kami meminta DPRD Tasikmalaya menunjukkan keberpihakannya kepada rakyat. Sayangnya, saat kami menyerahkan daftar tuntutan untuk dijadikan nota kesepahaman, mereka menolak dengan alasan tidak ingin bersikap kekanak-kanakan,” ujar Risaldi.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh Faruk Rozi. Bersama Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Aslim, mengajak para demonstran untuk duduk bersama di aspal guna menyampaikan aspirasi secara damai.

“Mari kita sampaikan aspirasi dengan baik bersama Ketua DPRD,” ujar Kapolres.

Setelah menyampaikan tuntutan mereka melalui pengeras suara dari mobil komando, para demonstran meminta DPRD menandatangani sejumlah kesepakatan. Namun, para pihak membahas tuntutan tersebut dan menyepakati beberapa poin, sementara lainnya tetap mereka tolak.

“Sampaikan aspirasi dengan baik, tanpa adanya tindakan perusakan,” tegas Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Aslim.

Sementara itu, DPR RI telah mengesahkan RUU TNI. Ketua DPR RI, Puan Maharani, memimpin rapat di Gedung DPR RI pada Kamis (20/3/2025) untuk membahas dan mengesahkan RUU tersebut.

Follow WhatsApp Channel gentra.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asep Rizal Asy’ari Maju Calon Ketua PGM Jabar, Usung Visi Guru Sejahtera
Dorong Transisi Energi, Suara.com dan PLN Perkuat Ekosistem EV di Jawa Barat
Dorong Pembangunan Berkelanjutan, Bupati Tasikmalaya Perkuat Optimalisasi PBB-P2 melalui Camat dan Kepala Desa
Terapkan Layanan TANGGUH, DPMPTSP Ciamis Diganjar WBK oleh KemenPAN-RB
Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak di Kota Tasikmalaya
Sekjen PP PGM Indonesia: Guru Madrasah Swasta Siap Gelar Aksi Nasional 112 Bela Guru
Travelia Luncurkan Edu Wisata Inovatif untuk Mendorong Motivasi Kuliah Siswa SMK
Apel Gabungan, Bupati Garut Soroti Pencoretan 70 Ribu PBI BPJS dan Minta Respon Cepat Dinkes

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 21:51 WIB

Asep Rizal Asy’ari Maju Calon Ketua PGM Jabar, Usung Visi Guru Sejahtera

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:26 WIB

Dorong Transisi Energi, Suara.com dan PLN Perkuat Ekosistem EV di Jawa Barat

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:19 WIB

Dorong Pembangunan Berkelanjutan, Bupati Tasikmalaya Perkuat Optimalisasi PBB-P2 melalui Camat dan Kepala Desa

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:43 WIB

Terapkan Layanan TANGGUH, DPMPTSP Ciamis Diganjar WBK oleh KemenPAN-RB

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:23 WIB

Sekjen PP PGM Indonesia: Guru Madrasah Swasta Siap Gelar Aksi Nasional 112 Bela Guru

Berita Terbaru