Wamenkes dan Wamendagri Tinjau Skrining TBC di Tasikmalaya, Bupati Cecep Optimistis Target Tercapai

23 Sep 2026, 07.50 WIB
WhatsAppSaluran
Wamenkes dan Wamendagri Tinjau Skrining TBC di Tasikmalaya, Bupati Cecep Optimistis Target Tercapai
Wamenkes Beniamin Paulus Octavianus bersama Wamendagri meninjau pelaksanaan skrining TBC yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis di Balai Desa Cintaraja, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (22/9/2026).CameraDishubkominfo

Gentra.id-TASIKMALAYA, – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memperkuat upaya penemuan kasus tuberkulosis (TBC) melalui skrining kesehatan yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Upaya tersebut menjadi salah satu perhatian dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Dalam Negeri dan Wakil Menteri Kesehatan ke Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (22/9/2026). Keduanya bersama Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin dan Wakil Bupati Asep Sopari Al-Ayubi meninjau pelaksanaan skrining TBC di Balai Desa Cintaraja, Kecamatan Singaparna.

Kunjungan berlangsung di tengah upaya pemerintah mendorong masyarakat agar tidak menunggu sakit untuk memeriksakan kondisi kesehatannya. Pemeriksaan rutin dinilai penting untuk menemukan potensi penyakit lebih awal, termasuk TBC yang membutuhkan penanganan berkelanjutan.

Saat menyapa masyarakat di Balai Desa Cintaraja, Wakil Menteri Kesehatan dr. Beniamin Paulus Octavianus, Sp.P., FISR., menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan perlu menjadi kebiasaan masyarakat, bukan hanya dilakukan ketika ada kebutuhan tertentu.

“Kami datang bersama Wamendagri untuk menjelaskan kepada masyarakat bahwa Pak Presiden Prabowo ingin supaya masyarakat Indonesia umurnya panjang dan sehat. Caranya dengan melakukan cek kesehatan gratis,” ujar Wamenkes seperti dikutip di laman resmi Pemkab Tasikmalaya

Menurut dia, selama ini pemeriksaan kesehatan masih kerap dilakukan karena adanya kebutuhan tertentu, seperti persyaratan keberangkatan haji, pekerjaan, maupun keperluan bepergian ke luar negeri. Sementara masyarakat yang merasa sehat cenderung tidak memeriksakan diri.

Melalui program CKG, pola tersebut diharapkan berubah. Masyarakat didorong melakukan pemeriksaan meskipun tidak sedang mengalami keluhan, sehingga potensi penyakit dapat diketahui lebih awal dan segera ditindaklanjuti.

Tiga Mata Rantai Persoalan Kesehatan

Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin mengatakan pemerintah daerah saat ini memberi perhatian pada tiga persoalan kesehatan yang saling berkaitan, yakni stunting, penanganan TBC, serta pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari upaya pencegahan.

Ketiganya telah masuk dalam Indikator Kinerja Utama (IKU) Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

Cecep menekankan bahwa penanganan stunting dan TBC tidak seharusnya dilakukan secara terpisah. Menurutnya, kedua persoalan tersebut memiliki keterkaitan dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Stunting dan TBC tidak bisa kita lihat sebagai dua persoalan yang berdiri sendiri. Kita harus memutus rantai keduanya secara bersamaan,” kata Cecep.

Karena itu, skrining menjadi bagian penting dalam strategi pemerintah daerah. Semakin banyak masyarakat yang diperiksa, semakin besar peluang kasus TBC ditemukan dan kemudian mendapatkan penanganan sesuai prosedur.

Capaian Temuan TBC Masih Terus Dikejar

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya juga tengah mengejar target penemuan kasus TBC hingga mencapai 100 persen pada akhir tahun.

Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya yang disampaikan dalam informasi pemerintah daerah, capaian penemuan kasus TBC pada 2025 baru mencapai 50,5 persen dari target yang ditetapkan.

Sementara hingga 19 September 2026, capaian penemuan kasus tersebut masih terus dikejar melalui penguatan skrining dan pelibatan berbagai unsur pelayanan kesehatan di masyarakat.

Bupati Cecep menyatakan optimistis target tersebut dapat dicapai melalui kerja bersama antara pemerintah, tenaga kesehatan dan masyarakat.

“Saya optimis, dengan kerja keras bersama, target yang telah ditetapkan dapat kita capai,” ujar Cecep.

Kunjungan Wamenkes dan Wamendagri ke Tasikmalaya sekaligus memperlihatkan bahwa program pemeriksaan kesehatan gratis tidak hanya diarahkan untuk mengetahui kondisi kesehatan warga secara umum. Program tersebut juga menjadi pintu masuk untuk menemukan penyakit yang selama ini berpotensi tidak terdeteksi karena penderitanya belum merasakan keluhan.

Di tingkat daerah, langkah itu kemudian dipadukan dengan agenda penanggulangan TBC. Dengan demikian, pemeriksaan tidak berhenti pada menemukan penyakit, tetapi diharapkan berlanjut pada penanganan dan pemutusan rantai penularan.

Bagi Kabupaten Tasikmalaya, target penemuan kasus TBC menjadi bagian dari pekerjaan kesehatan yang harus dikejar hingga penghujung tahun. Di tengah target tersebut, skrining menjadi jembatan penting: membawa pemeriksaan kesehatan lebih dekat kepada masyarakat sekaligus membuka peluang menemukan penyakit sebelum terlambat.

Dukung Gentra.id
Nanang AH
Nanang AH
Gentra Plus LogoGentra Plus

Mari bergabung dan dukung jurnalisme independen kami

Langganan Sekarang
Belum ada berita Gentra Plus saat ini.