Cegah Karhutla, Polisi Pasang Spanduk Imbauan di Titik Rawan Garut

28 Agu 2026, 11.46 WIB
WhatsAppSaluran
Cegah Karhutla, Polisi Pasang Spanduk Imbauan di Titik Rawan Garut
Polres Garut bersama seluruh jajaran Polsek memasang spanduk himbauan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama mencegah kebakaran hutan dan lahan di sejumlah titik rawan, Jumat, 28/8/2026CameraGentra.id/Istimewa

Gentra.id-GARUT — Di kawasan hutan, lahan terbuka hingga perkebunan yang rawan terbakar, sejumlah spanduk bertuliskan CEGAH KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN” mulai terpasang. Pesan itu menjadi pengingat bagi warga agar lebih berhati-hati dengan api, terutama saat beraktivitas di kawasan yang memiliki vegetasi mudah terbakar.

Pemasangan spanduk dilakukan jajaran Polres Garut bersama seluruh Polsek pada Jumat (28/8/2026). Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukum Polres Garut.

Personel kepolisian menyasar sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi terjadinya kebakaran. Kawasan hutan, lahan terbuka dan perkebunan menjadi perhatian karena api yang bermula dari aktivitas sederhana dapat dengan cepat merambat ketika kondisi lingkungan mendukung.

Bagi kepolisian, mencegah kebakaran bukan semata-mata persoalan memadamkan api ketika sudah membesar. Pencegahan justru dilakukan jauh sebelum kepulan asap terlihat dari kejauhan.

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra mengatakan, pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Pencegahan Karhutla membutuhkan peran dan kepedulian kita bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, khususnya di kawasan hutan dan lahan yang memiliki potensi mudah terbakar,” ujar Niko.

Spanduk yang dipasang di sejumlah titik itu sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat. Polisi mengingatkan agar aktivitas yang menggunakan api dilakukan dengan penuh kehati-hatian.

Pembakaran sampah maupun pembukaan lahan dengan cara dibakar, misalnya, dapat menjadi awal dari persoalan yang lebih besar ketika api tidak terkendali.

“Jangan sampai aktivitas pembakaran sampah, pembukaan lahan dengan cara dibakar, maupun kegiatan lainnya yang menggunakan api justru menimbulkan kebakaran yang meluas dan sulit dikendalikan,” katanya.

Upaya pencegahan tersebut tidak berhenti pada pemasangan spanduk. Personel di lapangan juga melakukan pemantauan terhadap wilayah yang dianggap rawan serta menyampaikan edukasi dan imbauan secara langsung kepada masyarakat.

Polres Garut menegaskan pendekatan preemtif dan preventif akan terus dikedepankan untuk mengantisipasi Karhutla.

“Polri tidak hanya hadir ketika terjadi kebakaran. Upaya pencegahan terus kami lakukan melalui pemantauan, patroli, edukasi dan penyampaian imbauan kepada masyarakat di seluruh wilayah hukum Polres Garut,” tegas Niko.

Kehadiran polisi di kawasan rawan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bahwa menjaga hutan dan lahan bukan hanya tanggung jawab pemerintah maupun aparat keamanan.

Masyarakat juga diminta tidak tinggal diam apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Laporan sedini mungkin dinilai penting agar potensi kebakaran dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

“Dengan kepedulian dan sinergi seluruh pihak, kita dapat mencegah Karhutla sejak dini. Mari bersama-sama menjaga hutan dan lahan agar tetap lestari, sekaligus melindungi masyarakat dari dampak kebakaran,” ujar Niko.

Melalui pemasangan spanduk dan kegiatan pemantauan di lapangan, Polres Garut berharap pesan pencegahan Karhutla tidak berhenti sebagai tulisan di pinggir jalan.

Pesan itu diharapkan menjadi pengingat bagi setiap orang yang melintas maupun beraktivitas di sekitar kawasan hutan dan lahan: api yang dinyalakan dengan sembarangan dapat meninggalkan persoalan yang jauh lebih besar daripada sekadar bara yang padam.

Karena itu, sebelum api menjadi kebakaran, pencegahan menjadi langkah pertama yang harus dilakukan bersama.

Dukung Gentra.id
Nanang AH
Nanang AH
Gentra Plus LogoGentra Plus

Mari bergabung dan dukung jurnalisme independen kami

Langganan Sekarang
Belum ada berita Gentra Plus saat ini.