
Gentra.id-TASIKMALAYA — Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Siswa Madrasah Tingkat Provinsi Jawa Barat 2026 akhirnya menemukan juara umumnya. Di antara riuh persaingan para siswa madrasah dari berbagai daerah, Kabupaten Ciamis keluar sebagai kontingen dengan perolehan medali terbanyak.
Ciamis mengoleksi 27 medali, terdiri dari 11 emas, 7 perak, dan 9 perunggu. Capaian itu mengantarkan kontingen tersebut menjadi Juara Umum Keseluruhan PORSENI Siswa Madrasah Jawa Barat 2026.
Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Panitia Pelaksana PORSENI Siswa Madrasah Tingkat Provinsi Jawa Barat Nomor 047/PAN-PORSENI/PW-PGM JBR/VIII/2026 yang ditetapkan di Tasikmalaya pada 24 Agustus 2026.
Di bawah Ciamis, persaingan juga berlangsung ketat. Kota Tasikmalaya menempati posisi kedua dengan 19 medali, masing-masing 9 emas, 5 perak dan 5 perunggu. Sementara Kabupaten Tasikmalaya berada di peringkat ketiga dengan 15 medali, terdiri dari 7 emas, 3 perak dan 5 perunggu.
Posisi keempat ditempati Kabupaten Sukabumi dengan 14 medali, yakni 6 emas, 3 perak dan 5 perunggu. Kabupaten Bandung melengkapi lima besar dengan 8 medali, terdiri dari 5 emas dan 3 perak.
Persaingan Bukan Hanya Antarwilayah
PORSENI yang diselenggarakan PW PGM Indonesia Provinsi Jawa Barat tersebut bukan sekadar arena untuk memburu medali.
Di balik nomor-nomor pertandingan dan panggung seni, para siswa madrasah MI, MTs, dan MA membawa nama daerah sekaligus menunjukkan hasil dari proses latihan yang mereka jalani.
Panitia menempatkan PORSENI sebagai ruang untuk mengembangkan minat, bakat, kreativitas, potensi dan sportivitas siswa madrasah.
Ketua Panitia Pelaksana PORSENI Siswa Madrasah Jawa Barat 2026, Ujang Dani M., M.Si., mengatakan ajang tersebut diharapkan tidak berhenti pada persoalan siapa yang menjadi juara.
“PORSENI merupakan ruang bagi siswa madrasah untuk mengembangkan minat, bakat, kreativitas, potensi dan sportivitas. Prestasi yang lahir dari ajang ini diharapkan menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Setiap pemenang cabang olahraga dan seni mendapatkan piagam penghargaan serta trofi sesuai ketentuan panitia.
Ciamis Unggul di Jenjang MI
Selain menentukan peringkat keseluruhan kontingen kabupaten dan kota, panitia juga menetapkan juara umum berdasarkan jenjang pendidikan.
Untuk jenjang MI, Kabupaten Ciamis kembali menunjukkan dominasinya dengan raihan 5 emas, 2 perak dan 4 perunggu.
Sementara pada jenjang MTs, posisi juara umum diraih Kota Tasikmalaya dengan 5 emas dan 2 perak.
Adapun untuk jenjang MA, Kabupaten Bandung menjadi yang terbaik dengan perolehan 4 emas dan 3 perak.
Penetapan juara umum tersebut dilakukan berdasarkan sistem perolehan prestasi dan/atau poin sebagaimana diatur dalam petunjuk teknis PORSENI Siswa Madrasah Tahun 2026.
Dari Lapangan, Panggung, hingga Semangat Sportivitas
Selama pelaksanaan PORSENI, siswa dari berbagai madrasah di Jawa Barat tidak hanya mempertaruhkan kemampuan teknis. Mereka juga membawa semangat sekolah, guru, orang tua dan daerah masing-masing.
Bagi mereka yang pulang membawa medali, kemenangan menjadi buah dari latihan dan perjuangan. Namun bagi peserta yang belum berhasil naik podium, arena PORSENI tetap meninggalkan pengalaman penting: keberanian tampil, menerima kekalahan, menghargai lawan dan kembali berlatih.
Ketua PW PGM Indonesia Provinsi Jawa Barat, Asep Rizal Asy’arie, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan kontingen.
“Selamat kepada Kabupaten Ciamis sebagai Juara Umum Keseluruhan. Selamat juga kepada seluruh juara di setiap jenjang dan cabang perlombaan. Namun yang paling penting, seluruh peserta telah menjadi bagian dari perjuangan untuk mengharumkan nama madrasah,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa hasil pertandingan bukan akhir dari perjalanan para siswa.
“Menang adalah prestasi, tetapi keberanian untuk berkompetisi, berproses, dan terus belajar adalah kemenangan yang sesungguhnya. Jangan berhenti berlatih, jangan berhenti berkarya, dan tetap junjung tinggi sportivitas,” tegasnya.
Apresiasi untuk Semua Pihak
Kesuksesan PORSENI Siswa Madrasah Jawa Barat 2026 juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat, Pemerintah Kota Tasikmalaya, DPRD Kota Tasikmalaya, Kementerian Agama Kota Tasikmalaya, unsur kepolisian dan Brimob, hingga berbagai organisasi dan perangkat daerah.
Dukungan juga datang dari Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, UPTD Dadaha, KONI Kota Tasikmalaya, KKM MTs dan MA Provinsi Jawa Barat, PD PGM Indonesia se-Jawa Barat, kepala madrasah, guru pendamping, juri, wasit, relawan serta seluruh peserta.
Asep Rizal menyebut kontribusi berbagai pihak menjadi bagian penting dari terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Dedikasi dan dukungan seluruh pihak menjadi bagian penting dari suksesnya PORSENI Siswa Madrasah Jawa Barat 2026. Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah ikut menyukseskan kegiatan ini,” katanya.
Kini, setelah seluruh pertandingan dan perlombaan berakhir, papan klasemen telah menentukan pemenangnya. Ciamis berdiri di posisi teratas, disusul Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya.
Namun PORSENI 2026 meninggalkan pesan yang lebih panjang daripada sekadar angka pada tabel medali: madrasah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang bagi anak-anak untuk menemukan bakat, menguji keberanian, membangun karakter dan belajar menghargai proses.
Dengan semangat “Bersatu dalam Bakat, Unggul dalam Taat”, PORSENI Siswa Madrasah Jawa Barat 2026 diharapkan menjadi pijakan untuk melahirkan lebih banyak generasi madrasah yang berprestasi, kreatif, sportif dan berkarakter.
ARTIKEL TERKINI LAINNYA

Kontingen Ciamis Juara Umum PORSENI Siswa Madrasah Jawa Barat 2026

Festival Suara Nusantara 2026, 1.120 Peserta Hidupkan Cerita Rakyat Jawa Barat

Siapa Suruh Ikut Organisasi? Teriak Gen Z

Banyak Partai, Tapi Suaranya Satu: Amnesty Soroti Kemunduran Demokrasi Indonesia

Menakar Suhu Jelang isu Demo 27 Agustus dari Tasikmalaya
