Tak Cuma Pertunjukan Pesawat, Pangandaran Airshow 2026 Ramaikan UMKM Lokal

4 Sep 2026, 13.21 WIB
WhatsAppSaluran
Tak Cuma Pertunjukan Pesawat, Pangandaran Airshow 2026 Ramaikan UMKM Lokal
Pangandaran Airshow 2026 digelar selama tiga hari, 4–6 September 2026, di Susi International Beach Strip, Pangandaran. Festival ini tidak hanya menghadirkan atraksi penerbangan, tetapi juga Festival UMKM yang menjadi ruang bagi produk lokal untuk bertemu langsung dengan wisatawan dan pengunjung.CameraDok. Susi Air

Gentra.id-PANGANDARAN — Langit Pangandaran mulai bersiap menjadi panggung pertunjukan penerbangan. Namun, di balik atraksi pesawat yang menjadi magnet utama, ada cerita lain yang tak kalah menarik: puluhan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari kawasan Priangan Timur ikut mengambil tempat.

Pangandaran Airshow 2026 digelar selama tiga hari, 4–6 September 2026, di Susi International Beach Strip, Pangandaran. Festival ini tidak hanya menghadirkan atraksi penerbangan, tetapi juga Festival UMKM yang menjadi ruang bagi produk lokal untuk bertemu langsung dengan wisatawan dan pengunjung.

Kehadiran UMKM tersebut semakin menegaskan bahwa airshow tidak semata-mata dirancang sebagai tontonan kedirgantaraan. Ada upaya menghubungkan keramaian wisata, budaya, penerbangan dan aktivitas ekonomi masyarakat lokal dalam satu rangkaian kegiatan.

Bank Indonesia Kantor Perwakilan Tasikmalaya turut membawa program Sawarga Karya dan Rasa dalam momentum tersebut. Berdasarkan materi yang dipublikasikan melalui media sosial Bank Indonesia Tasikmalaya, program itu menampilkan berbagai produk UMKM binaan dari kawasan Priangan Timur.

Menariknya, produk yang dibawa tidak hanya berupa makanan dan minuman. Ada pula produk fesyen serta kerajinan yang menunjukkan beragam potensi ekonomi kreatif dari daerah sekitar.

Ketika Pesawat Terbang, Produk Lokal pun Ikut Mengudara

Pangandaran Airshow tahun ini memiliki daya tarik yang cukup besar bagi penggemar penerbangan. Susi Air menyebut lebih dari 60 pesawat dan paramotor dari berbagai organisasi, klub, serta komunitas penerbangan di Indonesia akan ikut meramaikan kegiatan.

Atraksi udara menjadi magnet yang diperkirakan mampu menarik perhatian wisatawan. Tetapi bagi pelaku UMKM, keramaian tersebut memiliki arti yang berbeda.

Mereka mendapatkan kesempatan memperkenalkan produk kepada pengunjung yang datang bukan hanya dari Pangandaran, tetapi juga dari berbagai daerah.

Di sinilah Festival UMKM menjadi bagian penting dari rangkaian airshow. Pengunjung yang awalnya datang untuk melihat pesawat dapat menemukan pilihan kuliner, makanan olahan, kerajinan maupun produk fesyen ketika berada di lokasi.

Dengan kata lain, pesawat menjadi daya tarik di langit, sementara produk UMKM menjadi cerita yang berlangsung di darat.

Sawarga Karya dan Rasa Bawa Produk Priangan Timur

Program Sawarga Karya dan Rasa yang dipromosikan Bank Indonesia Tasikmalaya menjadi salah satu bagian menarik dari kehadiran UMKM dalam kegiatan tersebut.

Informasi yang beredar mencantumkan kategori Sawarga Karya dan Sawarga Rasa. Sawarga Karya menghadirkan produk kreatif seperti fesyen bordir, kerajinan mendong, kerajinan lainnya, hingga fesyen ecoprint. Sementara Sawarga Rasa menghadirkan beragam produk kuliner dan pangan olahan dari pelaku usaha Priangan Timur.

Daftar tersebut memperlihatkan bagaimana produk lokal Priangan Timur memiliki ragam yang cukup luas. Ada produk tradisional, makanan kekinian, kopi, makanan ringan hingga produk kerajinan.

Bagi pelaku usaha, panggung seperti ini bukan sekadar tempat berjualan. Festival juga menjadi kesempatan membangun pengenalan merek dan membuka kemungkinan konsumen baru setelah kegiatan selesai.

Airshow, Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Penyelenggara menempatkan Pangandaran Airshow sebagai pertemuan antara komunitas penerbangan, masyarakat, pemerintah, pelaku pariwisata dan dunia usaha.

Susi Air menyebut kegiatan tahun ini dirancang dengan berbagai agenda, mulai dari pertunjukan udara, seni budaya, Festival UMKM, penanaman vegetasi pesisir, aircraft walkaround hingga Joy Flight.

Pada Jumat, 4 September, rangkaian acara mencakup Festival UMKM sejak pukul 08.00 WIB. Sore harinya dijadwalkan penanaman vegetasi pesisir bersama Pandu Laut Nusantara, kemudian Pesta Rakyat di Alun-Alun Paamprokan mulai pukul 18.30 WIB. Acara tersebut juga menghadirkan Slank dan pertunjukan Ronggeng Gunung.

Sementara pada Sabtu, 5 September, pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan utama mulai sekitar pukul 08.45 WIB. Atraksi aerobatik dan penerbangan lainnya akan menjadi sajian utama sebelum Joy Flight dimulai pada pukul 16.00 WIB.

Pengunjung juga dapat mengikuti Public Walkaround pada pukul 17.00–18.00 WIB untuk melihat pesawat dari jarak lebih dekat.

Bukan Sekadar Ramai, tetapi Harus Berdampak

Kehadiran UMKM dalam event besar seperti Pangandaran Airshow tentu membuka peluang ekonomi. Namun, ukuran keberhasilannya tidak berhenti pada ramainya stan atau banyaknya pengunjung.

Yang lebih penting adalah apakah pertemuan antara wisatawan dengan produk lokal tersebut mampu menghasilkan transaksi, pelanggan baru dan pengenalan merek yang berkelanjutan.

Airshow hanya berlangsung beberapa hari. Setelah pesawat meninggalkan landasan dan suasana kembali normal, pelaku UMKM tetap harus menjalankan usahanya.

Karena itu, momentum seperti Festival UMKM idealnya menjadi pintu masuk bagi produk Priangan Timur untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Pangandaran memiliki kekuatan wisata yang sudah dikenal. Ketika kekuatan tersebut dipadukan dengan atraksi penerbangan dan produk UMKM, tercipta pengalaman yang lebih lengkap bagi wisatawan.

Mereka tidak hanya datang untuk melihat pesawat di atas pantai. Mereka bisa mencicipi makanan lokal, membeli produk kerajinan, mengenal merek baru dan membawa pulang sebagian kecil cerita dari Priangan Timur.

Pada akhirnya, Pangandaran Airshow 2026 memperlihatkan satu hal sederhana: langit boleh menjadi panggung utama, tetapi denyut ekonomi masyarakat tetap berlangsung di darat.

Dan di antara suara mesin pesawat serta ramainya wisatawan, produk-produk UMKM Priangan Timur mendapatkan kesempatan untuk ikut terbang lebih jauh.

Dukung Gentra.id
Nanang AH
Nanang AH
Gentra Plus LogoGentra Plus

Mari bergabung dan dukung jurnalisme independen kami

Langganan Sekarang
Belum ada berita Gentra Plus saat ini.