
Gentra.id-Tasikmalaya - Suasana apel pagi gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Senin (7/9/2026), menjadi momen penghargaan bagi para pegawai yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun.
Apel yang dihadiri Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin bersama Wakil Bupati Asep Sopari Al-Ayubi itu dirangkaikan dengan sejumlah agenda kepegawaian. Salah satunya pelepasan ASN yang memasuki batas usia pensiun terhitung mulai 1 September 2026.
Sebanyak 63 ASN resmi memasuki masa purna tugas. Mereka terdiri atas 62 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan satu orang PPPK.
Selain pelepasan ASN purna tugas, pemerintah daerah juga menyerahkan sejumlah penghargaan dan hak kepegawaian. Sebanyak 53 ASN mendapatkan kenaikan pangkat periode 1 September 2026, sedangkan 65 pegawai memperoleh kenaikan gaji berkala.
Pada kesempatan yang sama, Pemkab Tasikmalaya juga memberikan penghargaan berupa tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 691 orang untuk periode Agustus 2026.
Bupati Cecep Apresiasi Pengabdian ASN
Bagi para ASN yang memasuki masa pensiun, apel tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Setelah bertahun-tahun mengenakan atribut sebagai pelayan pemerintahan, mereka kini memasuki babak baru dalam kehidupan.
Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas pengabdian para ASN yang telah menyelesaikan masa tugasnya.
“Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya dan terima kasih yang mendalam atas pengabdian serta dedikasi yang telah dicurahkan selama berpuluh-puluh tahun,” ujar Cecep.
Menurutnya, masa pensiun merupakan bagian dari perjalanan panjang seorang ASN. Pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun menjadi bagian dari perjalanan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.
Karena itu, penghargaan kepada para ASN purna tugas tidak hanya dimaknai sebagai bentuk pelepasan, tetapi juga sebagai penghormatan atas perjalanan pengabdian mereka.
Penghargaan Jadi Motivasi Tingkatkan Profesionalisme
Selain memberikan apresiasi kepada ASN yang memasuki masa pensiun, Bupati Cecep juga memberikan perhatian kepada pegawai yang memperoleh penghargaan, kenaikan pangkat maupun kenaikan gaji berkala.
Ia berharap penghargaan yang diterima para ASN dapat menjadi pemacu untuk meningkatkan semangat dalam menjalankan tugas.
“Ini merupakan wujud apresiasi dan bentuk pengakuan resmi atas dedikasi, integritas, serta loyalitas bapak dan ibu,” katanya.
Cecep menegaskan, penghargaan tersebut hendaknya tidak dipandang sebagai titik akhir dari sebuah pencapaian. Sebaliknya, penghargaan harus menjadi dorongan bagi ASN untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Penghargaan ini hendaknya tidak dimaknai sebagai capaian akhir, melainkan sebagai pendorong semangat untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan mutu pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi penting di tengah tuntutan terhadap aparatur pemerintahan yang semakin besar. ASN tidak hanya dituntut menyelesaikan pekerjaan administratif, tetapi juga mampu memberikan pelayanan publik yang profesional, cepat dan berintegritas.
691 ASN Terima Satyalancana Karya Satya
Sementara itu, pemberian Satyalancana Karya Satya kepada 691 ASN menjadi salah satu bagian penting dalam apel tersebut.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas masa pengabdian dan loyalitas ASN selama menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah.
Di sisi lain, kenaikan pangkat kepada 53 ASN serta kenaikan gaji berkala bagi 65 pegawai juga menjadi bagian dari dinamika pembinaan karier aparatur di lingkungan Pemkab Tasikmalaya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam apel pagi gabungan yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya, para asisten daerah, kepala SKPD, staf ahli, serta sejumlah pihak terkait.
Turut hadir pula Kepala PT Taspen, pimpinan Bank BJB, Bank Mandiri Taspen, Bank Woori Saudara, serta para peserta apel.
Bagi 63 ASN yang memasuki masa pensiun, Senin pagi itu menjadi penanda berakhirnya satu fase pengabdian sebagai aparatur negara. Namun, penghargaan yang diberikan pemerintah daerah menjadi pengingat bahwa perjalanan panjang mereka selama mengabdi tetap memiliki arti dalam perjalanan pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya.
Sementara bagi ASN yang masih melanjutkan tugas, penghargaan tersebut membawa pesan yang berbeda: bahwa pengabdian tidak berhenti pada sebuah penghargaan, melainkan harus diteruskan melalui kerja yang semakin profesional dan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.
ARTIKEL TERKINI LAINNYA

63 ASN Pemkab Tasikmalaya Purna Tugas, Bupati Cecep Berikan Penghargaan

Nyangku Panjalu 2026: Merawat Warisan Karuhun, Menjaga Identitas Ciamis

Jaga Kesehatan di Tengah Ancaman Debu Vulkanik, Polres Garut Bagikan 500 Masker Gratis

Ketika Idealisme Harus Membayar Ongkos Bensin

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Dinkes Tasikmalaya Imbau Warga Waspada ISPA
