Acungkan Sajam ke Wajah Anak, Pria di Leles Garut Ditangkap Polisi

13 Sep 2026, 15.02 WIB
WhatsAppSaluran
Acungkan Sajam ke Wajah Anak, Pria di Leles Garut Ditangkap Polisi
Polisi mengamankan terduga pelaku berinisial S (33) alias Enday setelah diduga mengacungkan senjata tajam dan linggis ke arah wajah seorang anak di Kampung Kandang Kidul, Desa Kandang Mukti, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut. Dalam perkara ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa linggis, kapak dan rekaman CCTV.CameraGentra.id/Istimewa

Gentra.id-GARUT – Suasana sebuah rumah di Kampung Kandang Kidul, Desa Kandang Mukti, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, mendadak berubah ketika seorang anak pulang dalam kondisi menangis dan ketakutan. Ia baru saja mengalami kejadian yang membuatnya trauma setelah didatangi seorang pria yang awalnya disebut hendak membeli rokok.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Menurut keterangan polisi, pria tersebut diduga tiba-tiba mengacungkan senjata tajam dan sebuah linggis ke arah wajah korban.

Kejadian bermula ketika Dedi (53), orang tua korban, mendengar suara gaduh dari luar rumah. Tak lama berselang, anaknya datang dengan kondisi ketakutan dan kemudian menceritakan apa yang dialaminya.

Kapolsek Leles AKP Wawan mengatakan, berdasarkan cerita korban, pria tersebut sebelumnya datang dengan maksud membeli rokok. Namun situasi kemudian berubah ketika pria yang tidak dikenal itu diduga mengacungkan senjata tajam dan linggis ke arah wajah korban.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami trauma dan ketakutan. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada Polsek Leles untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” kata AKP Wawan kepada awak media, Minggu (13/9/2026).

Polisi Telusuri Ciri-Ciri Pelaku

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti Unit Reskrim Polsek Leles. Petugas mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Sejumlah saksi dimintai keterangan. Polisi juga berupaya mengumpulkan informasi mengenai ciri-ciri pria yang diduga melakukan aksi tersebut.

Penyelidikan kemudian mengarah kepada seorang pria berinisial S (33), alias Enday, warga Kecamatan Leles. Polisi turut mengamankan rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Rekaman tersebut menjadi salah satu bahan yang digunakan petugas dalam proses penyelidikan untuk mengidentifikasi keberadaan terduga pelaku.

Setelah memperoleh informasi yang diperlukan, petugas Unit Reskrim Polsek Leles melakukan pengejaran terhadap S.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 23.30 WIB pada hari yang sama, atau beberapa jam setelah kejadian, polisi berhasil mengamankan S di kediamannya.

Linggis dan Kapak Diamankan

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Barang bukti yang diamankan antara lain rekaman CCTV, satu buah linggis dan satu buah kapak.

Barang-barang tersebut kini diamankan polisi sebagai bagian dari proses penyidikan untuk mengungkap secara lebih lanjut peristiwa yang dilaporkan.

“Terduga pelaku saat ini telah diamankan di Mapolsek Leles untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” ujar AKP Wawan.

Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku serta melengkapi proses penyidikan atas perkara tersebut.

Dijerat UU Darurat

Atas perkara tersebut, S dipersangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Pasal tersebut berkaitan dengan kepemilikan, membawa, mempunyai, menyimpan, menguasai atau menggunakan senjata pemukul, penikam atau penusuk tanpa hak atau tanpa izin.

Penangkapan terhadap S dilakukan setelah polisi menerima laporan dari pihak keluarga korban dan melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk pemeriksaan saksi serta penelusuran rekaman CCTV.

Kasus tersebut kini ditangani Unit Reskrim Polsek Leles. Polisi masih mendalami rangkaian kejadian untuk memastikan seluruh fakta dan peran terduga pelaku dalam peristiwa yang membuat korban mengalami ketakutan tersebut.

Dukung Gentra.id
Nanang AH
Nanang AH
Gentra Plus LogoGentra Plus

Mari bergabung dan dukung jurnalisme independen kami

Langganan Sekarang
Belum ada berita Gentra Plus saat ini.