
Gentra.id-TASIKMALAYA – Ruang pertemuan di Aula Bappelitbangda, Bale Kota Tasikmalaya, Kamis (17/9/2026), menjadi tempat dimulainya sebuah gerakan yang menyasar kebiasaan anak muda dalam memahami dan menggunakan layanan keuangan.
Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya mencanangkan Gerakan Edukasi dan Keuangan Inklusif untuk Sekolah (GENIUS) sekaligus Kick Off Bulan Inklusi Keuangan 2026.
Program tersebut diarahkan untuk memperkuat pemahaman pelajar mengenai keuangan. Bukan sekadar mengenalkan produk dan layanan keuangan, tetapi juga membangun kemampuan untuk mengambil keputusan secara lebih hati-hati di tengah semakin mudahnya akses terhadap layanan keuangan digital.
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan, perkembangan layanan keuangan digital membuat masyarakat, termasuk generasi muda, semakin mudah mengakses berbagai produk keuangan. Namun, kemudahan tersebut menurutnya perlu berjalan beriringan dengan pengetahuan.
“Yang jauh lebih penting adalah memastikan bahwa akses tersebut dibarengi dengan pengetahuan, kehati-hatian dan kemampuan mengambil keputusan yang benar,” kata Viman.
Persoalan yang ingin dijawab melalui program ini terlihat dari kesenjangan antara tingkat inklusi dan literasi keuangan pada kelompok usia muda.
Pemkot Tasikmalaya mencatat, pada kelompok usia 15–17 tahun, indeks inklusi keuangan telah mencapai 89,13 persen. Artinya, akses kelompok usia tersebut terhadap layanan keuangan sudah relatif tinggi. Namun, tingkat literasi keuangannya masih berada pada angka 56,04 persen.
Angka tersebut menunjukkan bahwa akses terhadap layanan keuangan belum otomatis berarti seseorang memiliki pemahaman yang memadai tentang cara menggunakannya. Di sinilah edukasi menjadi bagian penting dari program GENIUS.
Bagi pemerintah daerah, literasi keuangan juga tidak ditempatkan sebagai pengetahuan yang berdiri sendiri. Program tersebut dihubungkan dengan penguatan Tasik Pintar, sebuah upaya membangun kualitas generasi muda melalui pendidikan yang lebih luas.
Viman mengatakan, pelajar Kota Tasikmalaya perlu dibekali lebih dari sekadar kemampuan akademik. Karakter, literasi digital, dan literasi finansial juga menjadi bagian dari kecakapan yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita ingin anak-anak Kota Tasikmalaya tumbuh menjadi generasi yang bukan hanya pintar di sekolah, tetapi juga pintar mengambil keputusan dalam kehidupan,” ujarnya.
Dalam pencanangan tersebut, rangkaian kegiatan tidak berhenti pada peluncuran program. Enam Duta Literasi Keuangan Guru Penggerak GENIUS OJK turut dikukuhkan. Selain itu, dilakukan penandatanganan Komitmen Bersama Implementasi Program GENIUS OJK di Kota Tasikmalaya.
Kehadiran guru dalam program ini menjadi bagian penting karena edukasi keuangan tidak hanya berlangsung dalam satu kegiatan seremonial. Pemkot berharap materi dan nilai-nilai literasi keuangan dapat diteruskan melalui lingkungan sekolah dan kemudian diperkuat di lingkungan keluarga.
Dengan demikian, GENIUS diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah pencanangan program di tingkat pemerintah daerah. Literasi keuangan diarahkan menjadi bagian dari kecakapan hidup yang dikenalkan kepada generasi muda sejak berada di bangku sekolah.
Harapan tersebut menjadi penting ketika akses terhadap layanan keuangan semakin terbuka. Pelajar tidak hanya berhadapan dengan cara menabung atau mengenal lembaga keuangan, tetapi juga dengan berbagai bentuk layanan keuangan digital yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Karena itu, pesan yang dibawa dalam pencanangan GENIUS di Kota Tasikmalaya bukan semata tentang bagaimana pelajar dapat mengakses layanan keuangan. Lebih jauh, mereka diharapkan memiliki pengetahuan dan kehati-hatian sebelum menentukan pilihan.
Pemkot Tasikmalaya berharap program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan di sekolah maupun keluarga sehingga literasi keuangan tidak hanya menjadi materi kegiatan, tetapi menjadi kebiasaan dan kecakapan yang melekat dalam kehidupan generasi muda Kota Tasikmalaya.
ARTIKEL TERKINI LAINNYA

Pemkab Pangandaran Usulkan Traffic Light Baru di Persimpangan Pancimas

Polda Jabar Ungkap Jejak Perakit Senjata dan Bahan Peledak di Bandung Barat

GENIUS Diluncurkan, Pemkot Tasikmalaya Bidik Literasi Keuangan Pelajar

47 Gempa Guncang Kabupaten Bandung, BMKG Ungkap Penyebabnya

Persib Ukir Sejarah di Seoul, Menang 1-0 atas FC Seoul
