
Gentra.id-JOMBANG – Suasana di sekitar arena pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, semakin diperketat menjelang kedatangan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kamis (27/8/2026).
Dikutip Nu Online, Pengamanan tidak hanya terpusat di area utama Muktamar. Sejumlah jalur yang menghubungkan lokasi pendaratan helikopter dengan arena pembukaan juga mulai disterilkan oleh aparat gabungan TNI dan Polri.
Salah satu titik yang menjadi perhatian berada di Lapangan Desa Tampingmojo, Kecamatan Tembelang, serta kawasan sekitar Stadion Jombang. Kedua lokasi tersebut disiapkan sebagai tempat pendaratan helikopter rombongan Presiden dan Wakil Presiden.
Dari pantauan di lapangan, penjagaan dilakukan di sejumlah titik dari berbagai arah menuju lokasi. Kendaraan dan personel TNI, Polri, hingga Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) mulai terlihat berdatangan sejak pagi.
Intensitas kedatangan kendaraan pengamanan meningkat sekitar pukul 10.15 WIB. Aparat kemudian melakukan sterilisasi terhadap sejumlah ruas jalan yang menjadi bagian dari jalur kedatangan rombongan kepala negara.
Akibat penutupan sementara tersebut, aktivitas warga di sekitar lokasi ikut terdampak. Sejumlah pengguna jalan harus mencari jalur alternatif atau memutar lebih jauh untuk mencapai tujuan mereka.
Meski demikian, petugas tetap berupaya menjaga agar lalu lintas masyarakat dapat berjalan. Personel gabungan ditempatkan di sejumlah persimpangan, termasuk anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang membantu mengarahkan pengguna jalan.
Bagiyo, anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang bertugas dalam pengamanan kawasan, mengatakan penutupan sejumlah jalan dilakukan sebagai bagian dari persiapan penyambutan Presiden dan Wakil Presiden.
Menurutnya, setelah proses sterilisasi selesai, petugas akan melaksanakan gladi bersih untuk memastikan seluruh rangkaian penyambutan berjalan aman.
"Sebentar lagi kami akan melakukan gladi bersih untuk menyambut kedatangan Pak Wapres, jadi beberapa jalan ditutup sementara untuk menjaga keamanan," kata Bagiyo.
Pengamanan Tetap Dilakukan Meski Tidak Mencolok
Penyambutan Wakil Presiden Gibran di lokasi pendaratan disebut akan berlangsung secara sederhana. Tidak akan ada prosesi khusus yang melibatkan banyak petugas berseragam di sekitar rombongan.
Bagiyo menyebut konsep tersebut merupakan permintaan dari pemerintah pusat. Kendati demikian, kondisi tersebut tidak berarti pengamanan dikurangi.
Petugas keamanan tetap ditempatkan di sejumlah titik dengan pola yang lebih tidak mencolok.
"Intinya Wapres Gibran tetap dalam penjagaan," ujarnya.
Masyarakat yang ingin menyambut kedatangan Wakil Presiden juga masih diperbolehkan mendekat dengan tetap memperhatikan batas keamanan yang ditetapkan petugas.
"Masyarakat boleh mendekat, boleh bersalaman dengan Bapak Wapres," kata Bagiyo.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan membuka Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas pada Kamis sore sekitar pukul 15.00 WIB.
Muktamar ke-35 NU sendiri berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 di kompleks Pesantren Tambakberas, Jombang. Agenda lima tahunan tersebut menjadi momentum penting bagi warga Nahdliyin dalam membahas arah organisasi sekaligus menentukan kepemimpinan NU ke depan.
Pengamanan ketat dilakukan seiring kedatangan para pejabat negara dan tingginya aktivitas peserta Muktamar. Sebelumnya, panitia juga telah menyiapkan ribuan personel gabungan serta sistem pengawasan di berbagai titik untuk mendukung kelancaran kegiatan.
Dengan sterilisasi jalur dan penempatan personel di sejumlah lokasi, aparat berharap seluruh rangkaian kedatangan Presiden dan Wakil Presiden hingga pembukaan Muktamar dapat berlangsung aman dan tertib.
ARTIKEL TERKINI LAINNYA

Jelang Kedatangan Presiden dan Wapres, Pengamanan Muktamar ke-35 NU Diperketat

Botok Desak Kepastian RUU Perampasan Aset, Dasco, Saan, dan Cucun Siap Mundur

Respons Cepat Polsek Kadungora Amankan ODGJ di Depan Toko Mixue

Kebakaran Lahan Perhutani di Talagawangi Berhasil Dipadamkan, Polisi dan Warga Lakukan Pemadaman Manual

Perubahan KUA-PPAS 2026 Ciamis Disepakati, Bupati Tekankan Setiap Rupiah Harus Berdampak
