
Gentra.id-GARUT — Pagi itu, aktivitas warga di Kampung Cipatat, Desa Leles, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, mendadak berubah. Di tengah area persawahan dan kebun jagung, seorang warga menemukan tubuh perempuan lanjut usia tergeletak di pinggir kebun, Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Perempuan tersebut kemudian diketahui berinisial M.B.A., berusia 88 tahun, warga Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut.
Penemuan itu bermula ketika seorang warga sedang menggembala bebek di sekitar area persawahan. Saat melintas di kawasan tersebut, saksi melihat seorang perempuan lanjut usia dalam posisi terlentang.
Saksi kemudian memastikan kondisi perempuan tersebut. Setelah mengetahui bahwa korban sudah tidak bernyawa, ia melaporkan temuannya kepada Ketua RW setempat. Laporan itu selanjutnya diteruskan kepada pihak kepolisian.
Tak lama kemudian, petugas Polsek Leles bersama Pamapta Polres Garut, Tim Inafis Polres Garut, Unit Reskrim dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Leles mendatangi lokasi.
Area sekitar korban diamankan. Petugas melakukan pemeriksaan awal terhadap tubuh korban sekaligus mengumpulkan keterangan dari saksi dan keluarga.
Dari pemeriksaan luar yang dilakukan tenaga kesehatan bersama Tim Inafis Polres Garut, polisi menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka luar pada tubuh korban.
Keterangan keluarga turut menjadi bagian dari pemeriksaan. Korban diketahui telah berusia lanjut dan memiliki riwayat penyakit darah tinggi.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui berada di sekitar persawahan untuk mencari sisa padi setelah panen.
Di sekitar lokasi, petugas juga mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas korban. Barang-barang tersebut berupa satu karung berisi padi, satu buah tampah tempat padi dan satu lembar kain.
Setelah pemeriksaan di lokasi selesai, korban dievakuasi ke Puskesmas Leles.
Pihak kepolisian kemudian menghubungi keluarga korban dan menyampaikan informasi mengenai kejadian tersebut. Dari pihak keluarga, disampaikan bahwa mereka tidak menginginkan dilakukan autopsi terhadap korban.
Kapolsek Leles AKP Wawan, S.H., mengatakan polisi telah melakukan penanganan sesuai prosedur sejak menerima laporan penemuan korban.
Petugas, kata dia, mendatangi lokasi, mengamankan tempat kejadian, melakukan pemeriksaan bersama Tim Inafis dan tenaga kesehatan, serta meminta keterangan dari saksi dan pihak keluarga.
“Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selanjutnya korban telah dievakuasi dan pihak keluarga telah menerima informasi mengenai kejadian tersebut,” ujar AKP Wawan saat ditemui awak media.
Penemuan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi warga untuk tidak mengabaikan kondisi anggota keluarga yang sudah lanjut usia, terutama ketika beraktivitas seorang diri di area persawahan atau perkebunan.
Polsek Leles mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada kepolisian apabila menemukan kejadian serupa atau kondisi yang membutuhkan penanganan. Dengan laporan yang cepat, petugas dapat segera mendatangi lokasi dan melakukan penanganan sesuai prosedur.
ARTIKEL TERKINI LAINNYA

13.849 KTP-el Lama Dimusnahkan Disdukcapil Garut, Cegah Data Warga Disalahgunakan

Curug Panoongan Tasikmalaya, Hidden Gem di Tengah Alam Cibanteng

Luthfi Terpilih Aklamasi Pimpin Tarung Derajat Kabupaten Tasikmalaya

Polres Ciamis Uji Kesiapsiagaan Personel Lewat Simulasi Alarm Stelling

Bupati Tasikmalaya Ajak Masyarakat Rawat Sejarah dan Peradaban
