Tak Diundang Peringatan Hari Santri GP Ansor : Kami Santri Mbah Hasyim Bukan Santri Pemkot Tasik

21 Okt 2026, 10.54 WIB
WhatsAppSaluran
Tak Diundang Peringatan Hari Santri GP Ansor : Kami Santri Mbah Hasyim Bukan Santri Pemkot Tasik
Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota TasikmalayaCameragentra.id/yogi

Gentra.id-Tak Diundang di Hari Santri, GP Ansor : Kami Santri Mbah Hasyim Bukan Santri Pemkot Tasik

Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Tasikmalaya menyoroti tidak diundangnya GP Ansor dalam kegiatan peringatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Bendahara GP Ansor, Habib Qosim Nurwahab menegaskan bahwa GP Ansor merupakan organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama (NU) yang memiliki akar sejarah kuat dengan perjuangan para ulama, khususnya Hadratussyekh KH. Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama sekaligus tokoh penting dalam sejarah Hari Santri Nasional.

Menurutnya, Hari Santri bukan sekadar agenda seremonial pemerintah, melainkan momentum untuk menghormati perjuangan santri dan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga keutuhan bangsa.

“Kami ini santri KH. Hasyim Asy’ari, bukan santri Pemkot Tasik, jangan sampai peringatan Hari Santri justru membuat organisasi dan kalangan santri yang memiliki sejarah panjang dalam perjuangan keumatan merasa diabaikan,” tegas Habib.

Ia menilai, peringatan Hari Santri semestinya menjadi ruang bersama bagi seluruh elemen pesantren, organisasi keagamaan, dan komunitas santri, tanpa membedakan latar belakang maupun kedekatan dengan pemerintah.

Bagi GP Ansor, semangat Hari Santri harus diwujudkan melalui penghormatan terhadap sejarah, keterbukaan, dan pelibatan seluruh elemen yang selama ini berkontribusi dalam kehidupan keagamaan dan kebangsaan.

Habib berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya dapat menjadikan persoalan ini sebagai bahan evaluasi agar penyelenggaraan kegiatan serupa ke depan lebih inklusif dan mampu merepresentasikan keberagaman komunitas santri di Kota Tasikmalaya.

“Jangan sampai Hari Santri hanya menjadi kegiatan seremonial, semangatnya harus mencerminkan penghormatan kepada para ulama, pesantren, dan seluruh santri yang selama ini ikut menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.

Habib turut menyampaikan pesan reflektif dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional, ia berharap penyelenggaraan kegiatan serupa pada tahun mendatang dapat melibatkan lebih banyak elemen masyarakat, termasuk mereka yang selama ini konsisten berjuang bersama komunitas santri.

“Selamat Hari Santri Nasional. Semoga undangan tahun depan lebih luas lagi, bukan hanya bagi mereka yang dekat dengan kekuasaan, tetapi juga untuk mereka yang dekat dengan perjuangan. Sebab, sejarah santri tidak ditulis berdasarkan daftar tamu undangan," pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang diterima, Pemerintah Kota Tasikmalaya sebelumnya telah mengirimkan surat undangan atas nama Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Asep Goparulloh. Surat tersebut memuat daftar 121 organisasi yang diundang, tetapi GP Ansor Kota Tasikmalaya tidak tercantum dalam daftar tersebut.

Dukung Gentra.id
R
Redaksi
Gentra Plus LogoGentra Plus

Mari bergabung dan dukung jurnalisme independen kami

Langganan Sekarang
Belum ada berita Gentra Plus saat ini.