18.504 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Unjuk Rasa di Jakarta

27 Agu 2026, 09.42 WIB
WhatsAppSaluran
18.504 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Unjuk Rasa di Jakarta
Apel pengamanan unjuk rasa yang digelar Polres Metro Jakarta Pusat di Jakarta, Kamis (27/8/2026).CameraANTARA/HO-Polres Jakpus

Gentra.id-Jakarta – Sebanyak 18.504 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan sekaligus memberikan pelayanan selama aksi unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah titik wilayah Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).

Pengamanan dilakukan secara berlapis untuk memastikan masyarakat tetap dapat menyampaikan aspirasi dengan aman dan tertib, sekaligus menjaga aktivitas warga serta arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi.

Dilansir Antara, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung memimpin langsung pengamanan di Zona 1 yang berada di kawasan Ring 1 Kompleks DPR/MPR RI. Pengamanan tersebut telah dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan melibatkan sejumlah pejabat utama dan perwira pengendali.

Sementara itu, Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Mirzal Maulana memimpin pelayanan pengamanan aksi di wilayah hukum Polsek Metro Gambir.

Untuk mengantisipasi konsentrasi massa dan menjaga aktivitas masyarakat, wilayah pengamanan dibagi ke dalam enam zona.

Zona 2 mencakup kawasan sekitar Kompleks DPR/MPR RI hingga Flyover Semanggi. Zona 3 meliputi Pintu Escape SPARK, gedung TVRI, lampu lalu lintas Hotel Mulia hingga kawasan Asia Afrika.

Zona 4 berada di sekitar Gerbang Pancasila. Kemudian Zona 5 meliputi Pospol Palmerah, Stasiun Palmerah, Masjid DPR hingga kawasan Gedung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Adapun Zona 6 mencakup kawasan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, lorong permukiman warga hingga Ladokgi Atas. Personel juga disiagakan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan Dukuh Atas untuk mengantisipasi pergerakan massa serta dampaknya terhadap mobilitas masyarakat.

Kedepankan Pendekatan Humanis

Di tengah pengamanan aksi, Polri menyatakan pendekatan humanis dan persuasif menjadi bagian penting dalam pelayanan terhadap massa.

Reynold menegaskan, personel yang ditugaskan tidak membawa senjata api maupun senjata tajam. Kebijakan tersebut disebut sebagai bentuk komitmen untuk mengawal penyampaian aspirasi dengan mengedepankan komunikasi dan pendekatan persuasif.

"Kami hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat yang menyampaikan aspirasi. Anggota yang bertugas tidak membawa senjata api maupun senjata tajam. Kami mengedepankan pendekatan humanis, komunikasi, dan persuasif dalam melayani masyarakat," ujar Reynold.

Pengamanan tidak hanya diarahkan kepada massa aksi. Personel lalu lintas juga disiapkan untuk menjaga kelancaran kendaraan yang melintas di sekitar lokasi demonstrasi.

Rekayasa atau pengalihan arus lalu lintas akan diterapkan secara situasional apabila jumlah massa meningkat dan menyebabkan ruas jalan tertentu tertutup atau mengalami kepadatan.

Masyarakat yang hendak melintas di kawasan terdampak diminta memantau perkembangan situasi dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Warga juga diimbau menggunakan jalur alternatif apabila terjadi kepadatan.

"Untuk pengguna jalan, kami mengimbau agar menghindari sementara titik-titik yang menjadi lokasi aksi apabila terjadi kepadatan. Ikuti arahan petugas di lapangan dan gunakan jalur alternatif," kata Reynold.

Aspirasi Tetap Diberi Ruang

Besarnya jumlah personel yang diterjunkan menunjukkan skala pengamanan yang disiapkan kepolisian menghadapi rangkaian aksi unjuk rasa pada Kamis ini.

Namun, pengamanan tidak diarahkan untuk menutup ruang penyampaian pendapat. Kepolisian menekankan pentingnya menjaga agar demonstrasi tetap berlangsung tertib dan tidak berubah menjadi tindakan yang merugikan masyarakat.

Reynold juga mengingatkan peserta aksi agar tidak melakukan tindakan anarkis ataupun merusak fasilitas umum.

"Mari kita kawal penyampaian aspirasi ini agar berjalan dengan tertib, damai, dan tidak mengganggu keamanan maupun aktivitas masyarakat," pungkasnya.

Dengan pengamanan berlapis tersebut, aparat berupaya menjaga keseimbangan antara hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan kebutuhan menjaga keamanan serta kelancaran aktivitas warga di Jakarta Pusat.

Dukung Gentra.id
Nanang AH
Nanang AH
Gentra Plus LogoGentra Plus

Mari bergabung dan dukung jurnalisme independen kami

Langganan Sekarang
Belum ada berita Gentra Plus saat ini.