Dikawal Ratusan Ojol, Botok Tiba di Gedung DPR Bawa Aspirasi Pemberantasan Korupsi

27 Agu 2026, 09.29 WIB
WhatsAppSaluran
Dikawal Ratusan Ojol, Botok Tiba di Gedung DPR Bawa Aspirasi Pemberantasan Korupsi
Deru kendaraan dan kepadatan massa mulai memenuhi kawasan depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026) pagi. Di tengah kerumunan peserta aksi, sebuah bus yang membawa Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, tiba dengan pengawalan para pengemudi ojek online (ojol). Kamis (27/8/2026)CameraInstagram/paijan.jawi

Gentra.id-Jakarta – Deru kendaraan dan kepadatan massa mulai memenuhi kawasan depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026) pagi. Di tengah kerumunan peserta aksi, sebuah bus yang membawa Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, tiba dengan pengawalan para pengemudi ojek online (ojol).

Kedatangan rombongan dari Pati itu langsung menarik perhatian massa yang telah berkumpul sejak pagi. Sejumlah peserta aksi memberi ruang bagi bus untuk melintas hingga berhenti di sekitar area depan Gedung DPR RI.

“Kasih jalan, busnya parkir di sini,” teriak sejumlah massa ketika bus yang membawa Botok tiba di lokasi.

Sorakan massa kemudian mengiringi kedatangan rombongan. Para pengemudi ojol yang mengawal bus tersebut turut merapat ke kawasan aksi, memperlihatkan dukungan dari kelompok masyarakat di Jakarta terhadap massa AMPB yang datang dari Pati.

Bagi Botok dan rombongan AMPB, perjalanan ke Jakarta bukan sekadar menghadiri aksi demonstrasi. Mereka membawa dua tuntutan utama yang hendak disampaikan kepada DPR RI, yakni mendesak pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset serta mendorong penerapan hukuman mati bagi pelaku korupsi.

Sejak beberapa hari sebelumnya, massa AMPB telah berada di sekitar Gedung DPR. Mereka bahkan mendirikan posko dan menyiapkan dapur umum untuk mendukung massa yang mengikuti aksi.

Kehadiran para pengemudi ojol menjadi bagian lain dari cerita aksi tersebut. Supriyono menyampaikan apresiasi kepada para ojol dan masyarakat Jabodetabek yang memberikan dukungan kepada rombongan AMPB sejak berada di Jakarta.

“Terima kasih kepada rekan-rekan ojol dan masyarakat Jabodetabek yang sudah membantu dan mendampingi dari semalam di depan DPR,” ujar Supriyono.

Di depan gedung wakil rakyat, tuntutan AMPB mulai terlihat melalui berbagai spanduk yang dibentangkan massa. Di antaranya terdapat seruan agar DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset serta tuntutan pemberantasan korupsi dengan hukuman yang lebih tegas.

Suasana kawasan DPR pun semakin padat. Massa dari sejumlah kelompok masyarakat dan mahasiswa dijadwalkan menyampaikan aspirasi pada hari yang sama. Selain AMPB, terdapat sejumlah kelompok lain yang membawa isu berbeda, mulai dari persoalan korupsi, harga kebutuhan pokok, pendidikan hingga program pemerintah.

Aparat keamanan terlihat bersiaga mengantisipasi perkembangan situasi. Rekayasa lalu lintas juga diberlakukan di sekitar kawasan Gedung DPR, termasuk pengalihan arus dari arah Jakarta Convention Center.

Di tengah kepadatan massa, persoalan kebersihan turut menjadi perhatian. Tumpukan sampah terlihat di sejumlah titik sekitar lokasi aksi setelah aktivitas massa berlangsung sejak pagi.

Kedatangan Botok dengan pengawalan ojol menjadi salah satu gambaran awal dinamika demonstrasi 27 Agustus 2026. Dari Pati ke Jakarta, rombongan AMPB datang membawa tuntutan yang mereka klaim ingin disampaikan secara damai: mendorong parlemen bergerak lebih cepat dalam agenda pemberantasan korupsi.

Aksi tersebut masih terus berkembang seiring bertambahnya massa di kawasan Gedung DPR RI. Aspirasi yang dibawa dari berbagai daerah kini bertemu di satu titik, di depan gedung tempat para wakil rakyat menjalankan fungsi legislasi.

Dukung Gentra.id
Nanang AH
Nanang AH
Gentra Plus LogoGentra Plus

Mari bergabung dan dukung jurnalisme independen kami

Langganan Sekarang
Belum ada berita Gentra Plus saat ini.