Antusiasme Warga Tinggi, Partisipasi Pilkades Kabupaten Bekasi Capai 95 Persen

20 Sep 2026, 22.29 WIB
WhatsAppSaluran
Antusiasme Warga Tinggi, Partisipasi Pilkades Kabupaten Bekasi Capai 95 Persen
Warga mendatangi tempat pemungutan suara dalam pelaksanaan Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi 2026. Partisipasi pemilih dalam pesta demokrasi tingkat desa tersebut dilaporkan mencapai sekitar 95 persen.CameraDok. Pemkab Bekasi

Gentra.id-BEKASI — Hari pemungutan suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi menjadi ruang bagi warga desa untuk menentukan siapa yang akan memimpin pemerintahan di wilayah mereka. Pada Minggu (20/9/2026), proses pemungutan suara berlangsung serentak di 154 desa di Kabupaten Bekasi.

Dilansir dari laman Pemkab Bekasi, Sejak pagi, warga mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di masing-masing desa. Surat suara, bilik pemungutan, hingga petugas panitia menjadi bagian dari proses demokrasi di tingkat desa yang berlangsung secara serentak tersebut.

Pemerintah Kabupaten Bekasi mencatat tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkades Serentak 2026 mencapai sekitar 95 persen. Angka tersebut menunjukkan tingginya keterlibatan masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya untuk menentukan kepala desa.

Tingginya partisipasi itu menjadi salah satu catatan penting dari pelaksanaan Pilkades tahun ini. Sebab, pemilihan kepala desa bukan sekadar proses pergantian kepemimpinan, tetapi berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat di tingkat paling dekat dengan warga.

Kepala desa nantinya berhadapan langsung dengan berbagai persoalan sehari-hari masyarakat, mulai dari pelayanan administrasi, pembangunan infrastruktur desa, pemberdayaan ekonomi, pengelolaan anggaran desa, hingga pelayanan sosial.

Karena itu, kehadiran warga di TPS menjadi bagian penting dari proses menentukan arah pemerintahan desa untuk periode berikutnya.

Pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 sebelumnya memang telah dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Pemkab bahkan mulai mematangkan konsep pelaksanaan Pilkades berbasis digital sejak beberapa bulan sebelum hari pemungutan suara.

Pada hari pencoblosan, suasana di sejumlah wilayah desa dilaporkan berjalan aman dan kondusif. Di Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, misalnya, panitia melakukan sejumlah langkah untuk memastikan proses pemungutan hingga penghitungan suara berlangsung tertib, termasuk mengantisipasi kemungkinan kerumunan ketika suara mulai dihitung.

Setelah warga memberikan suara, tahapan berikutnya berlanjut pada penghitungan suara di masing-masing TPS. Hasil dari TPS kemudian menjadi bagian dari proses rekapitulasi untuk menentukan calon kepala desa yang memperoleh suara terbanyak.

Tingginya angka partisipasi juga memperlihatkan bahwa Pilkades masih menjadi salah satu momentum politik yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Berbeda dengan kontestasi politik yang berlangsung pada tingkat nasional atau daerah, pemilihan kepala desa bersentuhan langsung dengan lingkungan tempat warga tinggal.

Di tingkat desa, pilihan warga akan bermuara pada sosok yang nantinya mengelola pemerintahan desa dan menjalankan berbagai program pembangunan bersama masyarakat.

Karena itu, setelah pencoblosan berakhir, perhatian tidak hanya tertuju pada siapa yang memperoleh suara terbanyak. Ada pekerjaan yang lebih panjang menanti setelah hasil pemilihan ditetapkan, yakni bagaimana kepala desa terpilih dapat mengelola pemerintahan secara terbuka, melibatkan masyarakat, dan menerjemahkan kebutuhan warga menjadi program pembangunan.

Bagi masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya, Pilkades menjadi awal dari proses tersebut. Sementara bagi para calon, kontestasi berakhir ketika suara dihitung dan hasil ditetapkan.

Yang tersisa kemudian adalah tanggung jawab untuk kembali membangun desa bersama, setelah warga menentukan pilihannya di bilik suara.

Dengan partisipasi pemilih yang mencapai sekitar 95 persen di tengah pelaksanaan Pilkades Serentak pada 154 desa, Kabupaten Bekasi mencatat salah satu gambaran kuat mengenai keterlibatan masyarakat dalam demokrasi di tingkat desa.

Dukung Gentra.id
Nanang AH
Nanang AH
Gentra Plus LogoGentra Plus

Mari bergabung dan dukung jurnalisme independen kami

Langganan Sekarang
Belum ada berita Gentra Plus saat ini.