Desa Cipakat Resmi Luncurkan Program Desa Damai Berkelanjutan
19 Feb 2025, 15.17 WIB

Gentra.id- Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna, resmi meluncurkan program Desa Damai Berkelanjutan (DDB) pada Sabtu (15/2/2025). Berbagai unsur pemerintahan, organisasi masyarakat, serta tokoh agama dan masyarakat setempat menghadiri acara yang berlangsung di Balai Pertemuan Desa Cipakat.
Sebagai bentuk penyambutan, pertunjukan seni Angklung Sered dari RW Cihaur Cipakat mengiringi kedatangan tamu undangan. Kelompok marawis dari RW Badakpaeh mempersembahkan penampilan mereka di dalam gedung. Kemudian Forum Anak Desa Cipakat menampilkan pertunjukan seni tari dan drama permainan.
Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari UPTD PPA Kabupaten Tasikmalaya, KPID Tasikmalaya, Perwakilan AMAN Indonesia, Camat Singaparna, Kepala Desa Cipakat. Serta sejumlah organisasi masyarakat seperti pengurus NU ranting Desa Cipakat, Ketua Fatayat dan Muslimat ranting Desa Cipakat. Lalu Ketua Muslimat PAC Singaparna, Ketua Jemaat Ahmadiyah Singaparna, dan Ketua Lajnah Ahmadiyah Singaparna.
Pembentukan Desa Damai Berkelanjutan sebagai Program Strategis Pemerintah Desa
Dalam sambutannya, Kepala Desa Cipakat, Dadan Ridwan, menyampaikan bahwa pembentukan Desa Damai Berkelanjutan merupakan bagian dari program strategis pemerintah desa. The Asian Muslim Action Network (AMAN) Indonesia mendukung program ini. Serta mengacu pada 10 indikator utama pemerintah pusat, termasuk penguatan perempuan serta perlindungan anak. “Tujuan utama dari Desa Damai Berkelanjutan adalah menciptakan lingkungan yang harmonis, menguatkan peran perempuan, serta memastikan perlindungan terhadap anak. Kami ingin mewujudkan Desa Cipakat yang lebih bersatu dan sejahtera,” ujar Dadan Ridwan. Ketua Desa Damai Berkelanjutan, Otim Khotimah, menambahkan bahwa program ini merupakan hasil musyawarah yang memiliki visi untuk merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa kecuali. “Kami ingin Desa Cipakat menjadi desa yang aman, damai, dan sejahtera. Di mana seluruh warganya dapat hidup berdampingan dengan harmonis dan saling mendukung satu sama lain,” ungkap Otim Khotimah. Kasubag UPTD PPA Kabupaten Tasikmalaya, Carmono, juga mengapresiasi pembentukan program ini. Menurutnya, Desa Damai Berkelanjutan akan mempermudah koordinasi dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. “Kami berharap desa-desa lain di Kabupaten Tasikmalaya dapat mengikuti langkah Desa Cipakat. Tentunya dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan harmonis bagi semua warganya,” tutup Carmono.ARTIKEL TERKINI LAINNYA

News
Wali Kota Tasikmalaya Ajak Pemuda Kawal Program Pemerintah dan Rumuskan Aksi Nyata

News
DPR Pertanyakan Insentif Rp1 Triliun bagi Kepala Daerah Pendukung MBG

News
Galeri Buleud Terancam Dibongkar, Diwan Masnawi: Jangan Biarkan Kepercayaan Seniman kepada Negara Hilang

News
Ratusan Mahasiswa Gruduk DPRD, Kinerja Pemerintah Kota Tasikmalaya Jadi Sorotan

News
Gedung Eks Setda Kabupaten Tasikmalaya Bakal Dibongkar, Ekosistem Seni Terancam

News