
Gentra.id-JAKARTA — Kabar pembubaran Kangen Band yang sempat membuat penggemarnya bertanya-tanya akhirnya berubah arah. Hanya berselang beberapa hari setelah gitaris sekaligus pendiri Kangen Band, Dodhy, mengumumkan grup tersebut bubar, kini muncul kabar sebaliknya: Kangen Band memutuskan untuk tidak jadi bubar.
Kepastian itu disampaikan Dodhy melalui akun Instagram pribadinya pada Senin (14/9/2026). Dalam unggahan tersebut, ia menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga besar Kangen Band dan para penggemar yang ikut terdampak oleh polemik pembubaran tersebut.
"Untuk seluruh keluarga besar Kangen Band dan kalian yang selama ini setia mendukung kami. Kami ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas keributan yang terjadi beberapa waktu lalu, terutama setelah kami sempat menyatakan bahwa Kangen Band akan bubar," tulis Dodhy.
Pernyataan itu menjadi penanda baru setelah akhir pekan lalu publik dikejutkan oleh unggahan Dodhy yang menyatakan Kangen Band bubar. Pengumuman tersebut bahkan disertai pernyataan mengenai persoalan internal dan larangan bagi mantan personel maupun pihak penyelenggara acara membawakan lagu-lagu ciptaannya.
Situasi tersebut membuat masa depan salah satu grup musik yang memiliki basis penggemar kuat di Indonesia itu sempat berada dalam tanda tanya. Namun, polemik tersebut ternyata tidak berakhir pada perpisahan.
Duduk Bersama Setelah Konflik Memanas
Ada satu hal yang kemudian mengubah keputusan tersebut: pertemuan kembali antara para personel dan manajemen Kangen Band.
Dodhy menyebut pembicaraan yang dilakukan bukanlah percakapan singkat. Ia menggambarkannya sebagai diskusi yang panjang, melelahkan dan penuh emosi. Dalam pertemuan itu, mereka kembali mengingat perjalanan yang telah dilalui bersama, termasuk perjuangan, tawa, air mata hingga berbagai kenangan yang selama ini melekat pada perjalanan Kangen Band.
"Setelah melalui diskusi yang panjang, melelahkan, dan penuh emosi, akhirnya kami kembali duduk bersama. Kami bicara dari hati ke hati, mengingat kembali perjalanan panjang yang sudah kami lalui, perjuangan, tawa, air mata, dan begitu banyak kenangan yang tidak mungkin begitu saja kami hapus," kata Dodhy.
Dari percakapan tersebut, para personel kemudian melihat kembali arti keberadaan Kangen Band. Bagi mereka, band tersebut bukan semata-mata sekumpulan musisi yang tampil di atas panggung.
Ada hubungan yang lebih panjang dengan para pendengar yang telah mengikuti perjalanan musik mereka.
"Kangen Band bukan hanya tentang kami yang berada di atas panggung. Kangen Band adalah tentang kalian semua yang tumbuh bersama lagu-lagu kami," tulis Dodhy.
Kalimat itu sekaligus menjadi salah satu alasan mengapa keputusan untuk berpisah akhirnya kembali ditinjau.
Penggemar Ikut Menjadi Bagian dari Perjalanan
Bagi sebuah grup musik yang telah berjalan selama bertahun-tahun, hubungan dengan penggemar memang tidak berhenti pada lagu dan panggung. Ada kenangan yang tumbuh bersama karya-karya mereka.
Kangen Band sendiri dikenal sebagai grup musik asal Lampung yang perjalanan kariernya dimulai sejak 2005. Dalam perjalanan panjang tersebut, formasi dan dinamika internal mereka beberapa kali mengalami perubahan. Namun, nama Kangen Band tetap bertahan dan karya-karyanya terus memiliki tempat di kalangan pendengar musik Indonesia.
Karena itu, ketika kabar pembubaran muncul pada Sabtu (12/9/2026), respons publik pun ikut membesar. Dodhy sebelumnya menyatakan Kangen Band bubar karena persoalan yang ia sebut sebagai "kezoliman" serta mengaku telah lama menyimpan rasa sakit.
Kini, setelah persoalan tersebut dibicarakan kembali secara internal, keputusan akhirnya berubah.
"Kami memilih untuk tidak menyerah. Dengan segala perbedaan dan kekurangan yang ada, kami sepakat untuk kembali bersama dan melanjutkan perjalanan Kangen Band," ujar Dodhy.
Kangen Band Memilih Melanjutkan Perjalanan
Dengan pernyataan terbaru tersebut, polemik pembubaran Kangen Band untuk sementara menemukan titik terang. Grup yang sempat dinyatakan berakhir itu justru memilih membuka kembali lembar perjalanan mereka.
Tidak ada pernyataan bahwa seluruh persoalan internal telah hilang begitu saja. Dodhy justru mengakui masih ada perbedaan dan kekurangan di antara mereka. Namun, keputusan untuk kembali bersama menunjukkan bahwa perbedaan tersebut tidak menjadi alasan untuk mengakhiri perjalanan band.
Bagi Kangen Band, kali ini yang dipilih bukan jalan berpisah, melainkan kembali duduk bersama.
Dan bagi para penggemarnya, kabar itu tentu menjadi akhir yang berbeda dari kecemasan yang muncul beberapa hari sebelumnya: Kangen Band tidak jadi bubar.
ARTIKEL TERKINI LAINNYA

13 Knalpot Brong Diamankan Polsek Pasirwangi, Penertiban Menyasar Jalan Raya hingga Sekolah

Kangen Band Gak Jadi Bubar, Dodhy dan Personel Sepakat Kembali Bersama

Polemik Mukota Kadin Kota Tasikmalaya: Di Balik Aklamasi Muhamad Abdul Karim

Di Tengah Duka KMP Virgo Transport 8, Kapolres Garut Datangi Keluarga Korban

GP Ansor Apresiasi Asia Plaza Dukung Maulid Nabi dan Lomba Hadroh di Tasikmalaya
