Polisi Gagalkan Upaya Bunuh Diri Pemuda di Jembatan Cimanuk Garut

19 Sep 2026, 13.16 WIB
WhatsAppSaluran
Polisi Gagalkan Upaya Bunuh Diri Pemuda di Jembatan Cimanuk Garut
Petugas Satlantas Polres Garut melakukan pendekatan secara humanis kepada seorang pemuda yang berada di atas Jembatan Sungai Cimanuk, kawasan Copong, Garut Kota, Jumat (18/9/2026).CameraGentra.id/Istimewa

Gentra.id-GARUT — Malam di kawasan Jembatan Sungai Cimanuk, Copong, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, mendadak berubah tegang pada Jumat (18/9/2026). Seorang pemuda berusia sekitar 25 tahun terlihat berada di atas jembatan dan diduga hendak melompat ke aliran Sungai Cimanuk.

Keberadaan pemuda tersebut kemudian menarik perhatian warga. Sejumlah warga yang mengetahui kondisi itu berupaya mencegah agar pemuda tersebut tidak melakukan tindakan yang membahayakan keselamatan dirinya.

Situasi tersebut kemudian dilaporkan kepada anggota Satuan Lalu Lintas Polres Garut yang kebetulan sedang melaksanakan patroli dan melintas di sekitar lokasi.

Mendapat laporan itu, Kanit Turjawali Satlantas Polres Garut Ipda M Adi Kurniawan bersama sejumlah anggota segera mendatangi lokasi. Petugas tidak langsung melakukan tindakan yang dapat memicu kepanikan, tetapi memilih mendekati pemuda tersebut secara perlahan.

Dari atas jembatan, petugas berusaha membangun komunikasi. Pemuda tersebut diajak berbicara dan ditenangkan agar bersedia meninggalkan posisi yang berisiko.

Pendekatan dilakukan secara persuasif dan humanis. Petugas berusaha menjaga suasana tetap tenang sambil meyakinkan pemuda tersebut agar tidak mengambil keputusan yang dapat membahayakan nyawanya.

“Kami berupaya melakukan pendekatan secara humanis dan mengajak yang bersangkutan berkomunikasi. Alhamdulillah, setelah diberikan pemahaman dan ditenangkan, yang bersangkutan bersedia untuk dievakuasi dari lokasi,” ujar Ipda M Adi Kurniawan saat ditemui awak media, Sabtu (19/9/2026).

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Setelah melalui komunikasi dan bujukan secara perlahan, pemuda itu bersedia meninggalkan atas jembatan dan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Setelah dievakuasi, pemuda tersebut kemudian dibawa ke Mapolres Garut untuk ditempatkan di lokasi yang lebih aman dan menenangkan. Petugas juga berupaya menghubungkan pemuda tersebut dengan pihak keluarganya.

Hingga kini, identitas pemuda tersebut belum diketahui. Berdasarkan keterangan warga di sekitar lokasi, tidak ada yang mengenali pemuda tersebut sebelum peristiwa terjadi.

Salah seorang warga, Yudi, mengatakan pemuda tersebut sempat terlihat berada di atas jembatan dan menyampaikan keinginannya untuk melompat ke Sungai Cimanuk.

Warga juga menyebut adanya dugaan persoalan pribadi yang melibatkan seorang perempuan. Namun, informasi tersebut masih sebatas keterangan warga dan belum dapat dipastikan sebagai penyebab pemuda tersebut berada dalam situasi tersebut.

Bagi warga yang menyaksikan, kejadian itu bukan sekadar keramaian sesaat di atas jembatan. Ada seseorang yang berada dalam situasi rentan dan membutuhkan pertolongan, sementara waktu menjadi bagian penting dalam upaya penyelamatan.

Respons cepat warga yang kemudian melapor kepada polisi turut membuka ruang bagi petugas untuk melakukan penanganan. Pendekatan yang tenang dan komunikasi yang dilakukan petugas akhirnya membuat pemuda tersebut bersedia dievakuasi tanpa mengalami cedera.

Peristiwa di Jembatan Cimanuk tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya kepedulian lingkungan sekitar terhadap seseorang yang sedang menghadapi persoalan atau tekanan. Masyarakat diimbau segera menghubungi pihak berwenang apabila menemukan seseorang dalam kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan dirinya.

Dalam kejadian ini, langkah sederhana berupa memperhatikan, melapor, dan memberikan kesempatan kepada petugas untuk melakukan penanganan menjadi bagian dari upaya menyelamatkan satu nyawa.

Dukung Gentra.id
Nanang AH
Nanang AH
Gentra Plus LogoGentra Plus

Mari bergabung dan dukung jurnalisme independen kami

Langganan Sekarang
Belum ada berita Gentra Plus saat ini.