Ciamis Jadi Lokus PKN Tingkat II, Kota Kecil Terbersih ASEAN Jadi Sorotan

9 Sep 2026, 20.57 WIB
WhatsAppSaluran
Ciamis Jadi Lokus PKN Tingkat II, Kota Kecil Terbersih ASEAN Jadi Sorotan
Penerimaan peserta visitasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXII BPSDM Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.CameraDiskominfo

Gentra.id-CIAMIS — Predikat sebagai kota kecil terbersih di tingkat ASEAN bukan sekadar menjadi catatan prestasi bagi Kabupaten Ciamis. Capaian tersebut kini membawa daerah berjuluk Tatar Galuh itu ke ruang pembelajaran kepemimpinan pemerintahan tingkat nasional.

Kabupaten Ciamis dipercaya menjadi salah satu lokus visitasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXII BPSDM Provinsi Jawa Barat Tahun 2026. Rombongan peserta diterima Pemerintah Kabupaten Ciamis di Aula Sekretariat Daerah (Setda), Selasa (8/9/2026).

Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, menyambut langsung para peserta bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Pemilihan Ciamis sebagai lokus visitasi bukan tanpa alasan. Daerah ini dinilai memiliki pengalaman dan capaian yang relevan dengan tema PKN tahun ini, yakni “Peran Kepemimpinan Adaptif dan Kolaboratif dalam Penguatan Tata Kelola Mitigasi Kerusakan Lingkungan.”

Tema tersebut terasa dekat dengan perjalanan Ciamis dalam membangun tata kelola lingkungan. Pada 2025, Ciamis meraih predikat sebagai kota kecil terbersih di tingkat ASEAN.

Prestasi itu kemudian menjadi salah satu pengalaman yang dapat dipelajari para peserta PKN, terutama mengenai bagaimana kebijakan pemerintah, inovasi, kepemimpinan, dan kolaborasi diterapkan dalam pengelolaan lingkungan.

Di balik sebuah penghargaan kebersihan, ada proses panjang yang tidak hanya berbicara mengenai lingkungan fisik. Ada kebijakan, tata kelola pemerintahan, koordinasi antarperangkat daerah, partisipasi masyarakat, serta keberanian menghadirkan inovasi.

Karena itu, kunjungan para peserta PKN ke Ciamis tidak berhenti pada kegiatan melihat atau mendengar paparan. Mereka diarahkan untuk melihat secara langsung bagaimana praktik pemerintahan dan pengelolaan lingkungan dijalankan di lapangan.

Sekda Ciamis Andang Firman Triyadi menyambut kepercayaan tersebut sebagai kesempatan untuk berbagi pengalaman sekaligus membuka ruang pertukaran gagasan.

Menurutnya, pembelajaran melalui visitasi seharusnya berlangsung dua arah. Ciamis tidak hanya menjadi daerah yang memberikan contoh kepada peserta PKN, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan wawasan baru dari para peserta yang datang dengan pengalaman dan latar belakang pemerintahan yang beragam.

“Dengan kunjungan visitasi kepemimpinan nasional ini, kami berharap dapat menjadi ruang pembelajaran dua arah. Bukan hanya peserta yang belajar dari Ciamis, tetapi kami juga berharap Pemerintah Ciamis dapat memperoleh wawasan, masukan dan gagasan baru dari para peserta,” ujar Andang.

Harapan tersebut memperlihatkan bahwa prestasi daerah tidak seharusnya berhenti sebagai sebuah penghargaan. Sebaliknya, pengalaman yang telah dilalui perlu terus diuji, dikembangkan, dan dipertukarkan dengan daerah maupun institusi lain.

Andang juga meminta perangkat daerah yang menjadi lokus visitasi untuk memberikan informasi secara terbuka, objektif, dan konstruktif. Dengan cara tersebut, kegiatan visitasi diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan tata kelola pemerintahan.

Menurutnya, perubahan zaman menuntut pemerintah tidak lagi hanya mengandalkan pola kerja konvensional. Kepemimpinan harus mampu beradaptasi dengan perubahan, membangun kolaborasi, melahirkan inovasi, sekaligus memastikan kebijakan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

60 Peserta Belajar dari Praktik Pemerintahan Ciamis

Kepala BPSDM Provinsi Jawa Barat, Dr. Ika Mardiah, M.Si., menjelaskan bahwa visitasi merupakan bagian dari proses pembelajaran PKN Tingkat II.

Kegiatan tersebut dirancang untuk membekali peserta agar mampu mengaktualisasikan kepemimpinan strategis sesuai dengan tema yang diangkat dalam pelatihan.

Sebanyak 60 peserta dan empat pembimbing mengikuti rangkaian PKN Tingkat II. Selama berada di Ciamis, mereka akan mengunjungi sejumlah perangkat daerah yang telah ditetapkan sebagai lokus pembelajaran.

Ada empat perangkat daerah yang menjadi lokus visitasi, yakni BKPSDM, DPUTRP, DPMPTSP, dan DPRKPLH

Keempat perangkat daerah tersebut memiliki bidang kerja berbeda. Mulai dari pengelolaan sumber daya aparatur, pembangunan dan tata ruang, pelayanan perizinan, hingga pengelolaan lingkungan hidup.

Keragaman tersebut menjadi ruang belajar bagi peserta untuk melihat bahwa kepemimpinan pemerintahan tidak berdiri sendiri. Setiap kebijakan membutuhkan koordinasi lintas sektor agar dapat diterapkan dan menghasilkan dampak bagi masyarakat.

Di titik inilah pengalaman Ciamis menjadi menarik. Predikat sebagai kota kecil terbersih ASEAN bukan hanya tentang kondisi lingkungan yang terlihat dari luar, tetapi juga tentang bagaimana pemerintah membangun sistem dan menggerakkan berbagai unsur untuk menjaga keberlanjutan.

Bagi Ciamis, menjadi lokus PKN Tingkat II sekaligus menjadi kesempatan untuk kembali bercermin. Prestasi yang telah diraih menjadi modal, sementara kritik, masukan, dan gagasan baru dari para peserta dapat menjadi bahan untuk memperbaiki apa yang masih kurang.

Pada akhirnya, sebuah daerah tidak hanya dinilai dari berapa banyak penghargaan yang tersimpan di lemari pemerintahannya. Lebih penting dari itu adalah bagaimana penghargaan tersebut diterjemahkan menjadi kebijakan yang terus hidup dan dirasakan masyarakat.

Ciamis kini tidak hanya datang membawa nama sebagai kota kecil terbersih di ASEAN. Daerah ini juga sedang membuka ruang agar pengalaman tentang kepemimpinan, lingkungan, inovasi, dan kolaborasi dapat dipelajari bersama.

Dari ruang kelas PKN ke ruang-ruang pelayanan publik, pembelajaran itu diharapkan tidak berhenti ketika rombongan meninggalkan Ciamis.

Sebab, kepemimpinan yang baik pada akhirnya bukan hanya tentang kemampuan meraih prestasi, tetapi tentang kemampuan menjaga, memperbaiki, dan mewariskan tata kelola yang lebih baik.

Dukung Gentra.id
Nanang AH
Nanang AH
Gentra Plus LogoGentra Plus

Mari bergabung dan dukung jurnalisme independen kami

Langganan Sekarang
Belum ada berita Gentra Plus saat ini.