Karya Abdul Hasim Terpilih Jadi Logo Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya

19 Sep 2026, 18.45 WIB
WhatsAppSaluran
Karya Abdul Hasim Terpilih Jadi Logo Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya
Karya Abdul Hasim terpilih sebagai logo Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya melalui sayembara yang diikuti 55 peserta dengan 55 karya. Logo tersebut akan menjadi identitas visual rangkaian peringatan dengan tema “Langkah Santun, Jiwa Tangguh”CameraDiskominfo

Gentra.id-TASIKMALAYA — Sebuah karya visual kini mendapat tugas untuk berbicara tentang seperempat abad perjalanan Kota Tasikmalaya. Bukan lewat pidato, bukan pula melalui rangkaian angka, tetapi melalui sebuah logo yang akan menjadi wajah peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya.

Logo tersebut merupakan karya Abdul Hasim yang terpilih sebagai pemenang Sayembara Logo Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya. Karya itu ditetapkan setelah melalui proses seleksi dan penjurian yang diikuti puluhan peserta.

Dilansir dari laman pemkot tasik, Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika mencatat, sayembara tersebut diikuti 55 peserta dengan 55 karya. Proses penilaian melibatkan tiga orang juri yang berasal dari unsur akademisi, praktisi, dan budayawan.

Pada tahap akhir, lima karya terbaik kemudian dipresentasikan oleh masing-masing finalis. Dari lima karya tersebut, juri menentukan satu karya yang dinilai layak menjadi identitas visual Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya.

Nama Abdul Hasim akhirnya berada di posisi terpilih.

Karyanya akan digunakan sebagai logo dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya. Pemerintah Kota Tasikmalaya mengusung tema “Langkah Santun, Jiwa Tangguh”, sebuah tema yang sekaligus menjadi pijakan dalam membangun identitas visual perayaan tersebut.

Ketika Kota Diceritakan Lewat Karya Visual

Sayembara logo ini bukan sekadar mencari gambar untuk ditempel pada spanduk, baliho, maupun berbagai materi publikasi pemerintah. Di dalamnya terdapat upaya membuka ruang bagi masyarakat, khususnya pelaku kreatif, untuk menerjemahkan gagasan tentang Kota Tasikmalaya ke dalam bahasa visual.

Karena itu, prosesnya tidak berhenti pada banyaknya karya yang masuk. Puluhan gagasan yang datang dari peserta kemudian disaring melalui proses penjurian hingga menyisakan lima karya terbaik.

Kelima finalis mendapat kesempatan mempresentasikan karyanya sebelum keputusan akhir ditetapkan.

Pemerintah Kota Tasikmalaya menyebut karya-karya tersebut memiliki skor yang kompetitif. Namun, pada akhirnya karya Abdul Hasim dipilih untuk menjadi identitas utama peringatan usia ke-25 Kota Tasikmalaya.

Pilihan itu sekaligus memperlihatkan bagaimana momentum hari jadi kota dapat menjadi ruang pertemuan antara pemerintahan dan kreativitas masyarakat.

Ada kota yang diceritakan melalui pembangunan jalan, gedung, angka pertumbuhan ekonomi, atau capaian pelayanan publik. Namun pada momentum tertentu, perjalanan sebuah kota juga dapat diterjemahkan melalui simbol. Logo menjadi salah satunya.

Ia akan muncul berulang kali selama rangkaian peringatan berlangsung, menjadi penanda visual yang menghubungkan berbagai kegiatan dengan satu momentum yang sama: 25 tahun Kota Tasikmalaya.

Abdul Hasim Raih Hadiah Rp7,5 Juta

Sebagai pemenang utama, Abdul Hasim mendapatkan hadiah sebesar Rp7,5 juta.

Sementara itu, empat finalis lainnya masing-masing memperoleh hadiah Rp1 juta. Dengan demikian, tidak hanya pemenang utama yang mendapatkan apresiasi, tetapi lima karya yang berhasil menembus tahap akhir juga memperoleh penghargaan atas gagasan kreatif yang mereka hadirkan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tasikmalaya berharap karya pemenang tersebut dapat menjadi identitas yang merepresentasikan perjalanan 25 tahun Kota Tasikmalaya.

Harapan itu sejalan dengan tema yang dipilih: “Langkah Santun, Jiwa Tangguh”.

Dua frasa tersebut kemudian menjadi pesan yang ingin dilekatkan pada peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya—sebuah kota yang terus bergerak, tetapi tetap membawa karakter kesantunan sekaligus ketangguhan.

Bagi Abdul Hasim, karya yang sebelumnya merupakan gagasan kreatif kini memperoleh ruang yang lebih luas. Karyanya tidak lagi berhenti sebagai hasil sayembara, tetapi akan menjadi bagian dari wajah resmi sebuah perayaan kota.

Sementara bagi Kota Tasikmalaya, logo tersebut akan menjadi salah satu penanda perjalanan memasuki usia ke-25.

Satu gambar, satu tema, dan satu momentum kemudian bertemu dalam sebuah identitas visual yang akan menemani berbagai kegiatan peringatan Hari Jadi Kota Tasikmalaya.

Dukung Gentra.id
Nanang AH
Nanang AH
Gentra Plus LogoGentra Plus

Mari bergabung dan dukung jurnalisme independen kami

Langganan Sekarang
Belum ada berita Gentra Plus saat ini.