Ketua PW PGM Jabar Konsolidasi ke Cikalong, Dorong Profesionalitas Guru Madrasah

8 Agu 2026, 18.50 WIB
WhatsAppSaluran
Ketua PW PGM Jabar Konsolidasi ke Cikalong, Dorong Profesionalitas Guru Madrasah
Ketua PW Perkumpulan Guru Madrasah (PW PGM) Indonesia Jawa Barat, Asep Rizal Asy’ari, melakukan silaturahmi dengan jajaran Pengurus Cabang (PC) PGM Kecamatan Cikalong, Kab. Tasikmalaya, Sabtu (8/8/2026). /CameraGentra.id/Istimewa

Gentra.id-TASIKMALAYA — Ketua Pimpinan Wilayah Perkumpulan Guru Madrasah (PW PGM) Indonesia Jawa Barat, Asep Rizal Asy’ari, melakukan kunjungan dan silaturahmi dengan jajaran Pengurus Cabang (PC) PGM Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Pantai Cemara, Kecamatan Cikalong, tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat komunikasi antara pengurus PGM tingkat wilayah dan cabang.

Dalam pertemuan itu, Asep menyerap berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi guru madrasah di lapangan. Sejumlah guru juga mendapatkan bingkisan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap para pendidik yang selama ini menjalankan tugas dengan penuh pengabdian.

Asep menegaskan, guru madrasah mempunyai peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus membentuk karakter generasi muda. Karena itu, peningkatan profesionalitas dan kompetensi guru harus berjalan beriringan dengan upaya memperjuangkan kesejahteraan serta kepastian masa depan profesi.

“Guru bukan hanya menjalankan tugas mengajar, tetapi memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter dan masa depan generasi bangsa. Karena itu, profesionalitas, kompetensi, integritas, dan tanggung jawab guru harus terus kita jaga dan tingkatkan,” ujar Asep.

Menurut Asep, perjuangan guru madrasah tidak cukup hanya berkutat pada persoalan administrasi pendidikan. Masih terdapat sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian bersama, terutama bagi guru madrasah swasta.

Persoalan tersebut antara lain menyangkut kesejahteraan, status kepegawaian, pengembangan kompetensi, perlindungan hukum hingga kepastian masa depan profesi guru madrasah.

PGM Didorong Jadi Rumah Bersama Guru Madrasah.

Asep mengatakan, PGM harus mampu menjadi rumah bersama bagi para guru madrasah. Organisasi, kata dia, tidak boleh hanya hadir dalam kegiatan formal, tetapi harus mampu mendengar dan memperjuangkan persoalan yang dihadapi anggotanya.

“Kita ingin PGM menjadi rumah bersama bagi guru madrasah. Organisasi harus hadir, mendengar, dan memperjuangkan aspirasi guru. Jangan sampai guru madrasah merasa berjuang sendirian,” tegasnya.

Dalam dialog bersama pengurus dan guru madrasah di Cikalong, Asep membuka ruang bagi peserta untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.

Ia menilai aspirasi dari tingkat bawah menjadi bahan penting bagi PGM dalam menentukan langkah organisasi, termasuk membangun komunikasi dengan pemerintah maupun pemangku kebijakan lainnya.

Konsolidasi dari tingkat cabang hingga wilayah juga dinilai penting untuk menjaga soliditas organisasi. Terlebih, tantangan yang dihadapi guru madrasah dinilai semakin kompleks seiring perkembangan dunia pendidikan.

Karena itu, PGM Jawa Barat mendorong seluruh jajaran organisasi agar memperkuat komunikasi, menjaga kebersamaan dan memastikan persoalan guru madrasah dapat diperjuangkan secara bersama-sama.

Ajak Sukseskan Porseni Madrasah

Selain membahas persoalan guru, Asep juga mengajak keluarga besar PGM Cikalong turut menyukseskan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Siswa Madrasah se-Jawa Barat yang akan dilaksanakan pada 22 Agustus 2026 di Kota Tasikmalaya.

Menurutnya, Porseni tidak sekadar menjadi ajang kompetisi antarsiswa madrasah. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk membangun karakter, sportivitas, kreativitas dan kebersamaan.

“Porseni bukan hanya kompetisi, tetapi juga ruang untuk membangun karakter, sportivitas, kreativitas, dan kebersamaan siswa madrasah. Mari kita sukseskan bersama,” ajaknya.

Kunjungan Ketua PW PGM Jawa Barat tersebut didampingi jajaran PD PGM Kabupaten Tasikmalaya yang diwakili Eman Sulaeman, S.Pd.

Kegiatan juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cikalong. Kehadiran unsur pemerintahan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara organisasi guru madrasah dengan pemerintah di tingkat kecamatan.

Sementara itu, Ketua PC PGM Kecamatan Cikalong, Drs. R. Tetep, mengapresiasi kunjungan Ketua PW PGM Jawa Barat bersama jajaran.

Menurutnya, kehadiran pimpinan PGM tingkat wilayah memberikan motivasi bagi pengurus dan guru madrasah di Cikalong untuk terus memperkuat organisasi serta memperjuangkan aspirasi para pendidik.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Ketua PW PGM Jawa Barat. Kehadiran beliau menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat organisasi dan memperjuangkan aspirasi guru madrasah,” ungkap R. Tetep.

Silaturahmi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Konsolidasi di tingkat cabang diharapkan menjadi bagian dari komunikasi berkelanjutan agar persoalan guru madrasah dari daerah dapat tersampaikan ke tingkat kabupaten, provinsi hingga pemangku kebijakan.

PGM Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama guru madrasah melalui penguatan organisasi, peningkatan profesionalitas dan kompetensi, sekaligus memperjuangkan kesejahteraan serta masa depan para pendidik madrasah.

Nanang AH
Nanang AH

Wartawan senior Gentra.id yang berfokus pada analisis hukum, politik, dan kebijakan publik di Indonesia.

Gentra Plus LogoGentra Plus

Mari bergabung dan dukung jurnalisme independen kami

Langganan Sekarang
Belum ada berita Gentra Plus saat ini.