Polres Garut Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Kapal Virgo 8

15 Sep 2026, 20.39 WIB
WhatsAppSaluran
Polres Garut Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Kapal Virgo 8
Petugas Sidokkes Polres Garut melakukan pendataan Ante Mortem dan mengambil sampel DNA keluarga korban Kapal Virgo 8 di Kampung Panyingkiran, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Selasa (15/9/2026).CameraGentra.id/Istimewa

Gentra.id-GARUT, GENTRA.ID – Di tengah penantian yang belum berujung, keluarga korban Kapal Virgo 8 kembali menjalani satu tahapan penting. Selasa, 15 September 2026, petugas Sidokkes Polres Garut mendatangi Kampung Panyingkiran, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.

Bukan untuk membawa kabar tentang kepastian kepulangan anggota keluarga mereka, melainkan mengambil sesuatu yang kelak bisa menjadi kunci untuk membuka identitas korban: sampel DNA.

Sekitar pukul 10.30 WIB, personel Sidokkes Polres Garut mulai melakukan pendataan Ante Mortem (AM) terhadap keluarga korban. Data tersebut dikumpulkan bersamaan dengan pengambilan sampel DNA menggunakan metode Buccal Swab, yakni mengambil sampel dari bagian dalam rongga mulut.

Prosesnya sederhana secara teknis, tetapi memiliki arti besar bagi keluarga yang sedang menunggu kepastian. Dari tubuh anggota keluarga yang masih hidup, petugas mengambil sampel yang nantinya akan dibandingkan dengan DNA korban yang ditemukan dalam proses pencarian dan identifikasi.

Kasidokkes Polres Garut Pembina Aceng Ridwan, S.Kep., Ners., menjadi penanggung jawab kegiatan tersebut. Petugas tidak hanya mengambil sampel, tetapi juga melakukan pendataan secara langsung terhadap keluarga korban sebagai bagian dari proses identifikasi.

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H., menyebut sebanyak 13 anggota keluarga memberikan sampel DNA dalam kegiatan tersebut.

Mereka merupakan keluarga dari dua korban yang telah dinyatakan meninggal dunia serta keluarga dari 11 korban lainnya yang hingga kini masih dalam pencarian.

Angka itu memperlihatkan bahwa persoalan kecelakaan Virgo 8 belum selesai hanya dengan ditemukannya sebagian korban. Masih ada keluarga yang menunggu, masih ada identitas yang harus dipastikan, dan masih ada proses pencarian yang berjalan.

Dalam kecelakaan Kapal Virgo 8 di perairan Laut Jawa tersebut, tercatat dua orang meninggal dunia. Sebanyak 10 orang lainnya telah berhasil ditemukan, sedangkan 11 orang masih dalam pencarian.

Karena itu, pengambilan DNA keluarga menjadi bagian penting dari rangkaian kerja identifikasi. Dalam kondisi korban sulit dikenali secara visual, pemeriksaan DNA dapat membantu memastikan apakah seseorang yang ditemukan merupakan anggota keluarga yang selama ini dicari.

Sampel yang diambil dari keluarga tersebut selanjutnya akan dikirim ke Pusdokkes Mabes Polri. Di sana, sampel akan menjalani pemeriksaan dan proses identifikasi lebih lanjut.

Bagi keluarga, proses tersebut mungkin hanya berlangsung dalam hitungan menit. Namun, hasil yang ditunggu bisa menentukan sesuatu yang jauh lebih besar: kepastian tentang nasib orang yang mereka cintai.

Sebab, dalam situasi seperti kecelakaan kapal, pencarian bukan hanya soal menemukan korban. Ada pekerjaan lain yang tidak kalah penting, yakni memastikan setiap korban memiliki identitas dan dapat dikembalikan kepada keluarganya dengan kepastian yang dapat dipertanggungjawabkan.

Polres Garut melalui Sidokkes ikut mengambil bagian dalam proses tersebut. Pendataan Ante Mortem dan pengambilan sampel DNA menjadi bentuk dukungan kepolisian terhadap proses identifikasi korban sekaligus pelayanan kepada keluarga yang masih berada dalam masa penantian.

Proses berikutnya berada di tangan tim pemeriksa. Sampel akan dianalisis dan dicocokkan dengan data yang tersedia untuk membantu memastikan identitas korban.

Sementara itu, bagi keluarga di Panyingkiran dan keluarga korban lainnya, penantian belum benar-benar berakhir. Sampel DNA yang hari itu diberikan menjadi bagian kecil dari sebuah proses panjang—proses untuk menemukan kepastian di tengah kabar yang belum lengkap.

Dan ketika sebuah identitas akhirnya berhasil dipastikan, yang dicari bukan sekadar nama di atas kertas. Ada sebuah keluarga yang menunggu jalan pulang.

Dukung Gentra.id
Nanang AH
Nanang AH
Gentra Plus LogoGentra Plus

Mari bergabung dan dukung jurnalisme independen kami

Langganan Sekarang
Belum ada berita Gentra Plus saat ini.